
Manado, BeritaManado.com – Ruang digital seperti kita ketahui, menyuguhkan banyak konten positif, bisa menjadi inspirasi atau motivasi para netizen.
Melalui konten-konten tersebut, informasi dan pengetahuan mengalir setiap waktu di lini massa para pengguna media sosial.
Karena itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui webinar dan beberapa kegiatan Literasi Digital lainnya, terus melakukan upaya mengampanyekan pentingnya pengetahuan tentang Literasi Digital di Indonesia.
Kali ini, Kominfo fokus kampanye di wilayah Sulawesi melalui program “Makin Cakap Digital 2023”.
Pada webinar yang akan berlangsung Kamis 30 Maret 2023 nanti, penyelenggara mengusung tema “Aktivitas Dakwah di Ruang Digital: Tips Bikin Dakwah jadi Seru di Internet”.
Pembicara yang akan ambil bagian dalam kegiatan tersebut salah satunya adalah Dr. Meithiana Indrasari, ST., MM., dosen FEB Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
Meithi setidaknya akan membahas tentang seberapa serunya belajar agama di ruang digital, mengenalkan aplikasi atau platform belajar Al Quran atau Alkitab, ragam kajian agama yang sedang tren di dunia digital dan bagaimana berdakwah secara damai sehingga membuat ruang internet lebih sehat.
Meithi mengatakan berdakwah di media sosial itu adalah pilihan, semua akan tergantung pada pengguna internet, terutama mereka yang memilih menjadi content creator.
“Karena ini pilihan, jadi terserah kita mau berinvestasi amal atau kebencin di ruang digital. Tapi bukankah agama menyerukan kita, sampaikanlah kebaikan itu walaupun hanya melalui satu ayat,” kata dia, Selasa (28/3/2023).
Ia sendiri mengaku prihatin dengan kondisi media sosial saat ini, dimana konten yang menyebar kebencian, yang mengarah pada radikalisme, banyak berseliweran di dunia maya.
Ini yang kata Meithi, harus dilawan dengan cara memproduksi sebanyak-banyaknya konten positif yang memberi pesan-pesan kebaikan.
“Kalau namanya dakwah, pasti isinya perintah-perintah kebaikan dan kedamaian, dari agama,” tambahnya.
Selain Meithi, yang akan menjadi pembicara dalam webinar tersebut adalah Rio Alief, musisi Indonesia, drummer dari kelompok band Noah.
Alief akan membahas tentang bagaimana menjadi netizen yang berakhlak mulia, apa dan bagaimana seharusnya beretika di dunia digital, bagaimana menjaga nilai positif dalam berdakwah atau menyebarkan ilmu agama, dan cara berkomunikasi, menyampaikan pendapat, memposting konten, yang tidak memancing keresahan netizen.
Sementara itu, terkait keamanan digital, Ir. M Adhi Prasnowo, dosen sekaligus Digital Enthusiast ini akan membahas tentang bagaimana ujaran kebencian menjadi awal radikalisme.
Kegiatan ini gratis. Para peserta yang hadir, wajib melakukan registrasi dengan cara mengklik link pendaftaran ini.
Semua peserta akan mendapatkan E-Sertifikat juga hadiah menarik dari pihak penyelenggara setelah mengikuti kegiatan.
