Kota Bitung

Usai Tebas Tetatangga, Warga Matuari Buron

BITUNG — Sungguh sial nasib yang menimpa Uthu (48) warga Kelurahan Sagerat, Lingkungan II, Kecamatan Matuari, Kota Bitung. Bermaksud melerai pertengkaran rumah-tangga, malah menjadi korban, dan harus dilarikan ke RSUD Manembo-nembo akibat luka di bagian kepala akibat tebasan parang dari Jhon yang tak lain tetangganya. Kejadiannya, Senin (21/03), sekitar pukul 21.30 Wita.

“Kejadian bermula ketika pelaku bertengkar dengan istrinya, dan istri pelaku meminta bantuan dari Uthu yang tinggal tidak jauh dari rumah pelaku,” kata salah-satu warga, Wempie Nayoan.

Menurut Nayoan, istri pelaku mendatangi Uthu dengan harapan bisa menenangkan suaminya yang mulai main pukul dan tidak terkendalikan lagi. Uthupun langsung mendatangi rumah Jhon, namun sayangnya niat baik pria yang kini sudah mempunyai 5 orang anak itu malah menjadi sasaran amukan dari pelaku.

ADVERTISEMENT

“Mendapat perlakuan tak menyenangkan tersebut, Uthu langsung mengarah ke rumah RT untuk melaporkan kejadian tersebut dengan harapan sikap Jhon
bisa segera diredam,” kata Nayoan.

Namun rupanya, usai melaporkan kejadian tersebut ke RT, Jhon telah menunggu korban dengan membawa sebilah parang dan langsung mengayunkan dari arah belakang. Uthupun dengan refleks menangkis tebasan tersebut, tapi rupanya kelincahan Jhon yang telah dikenal pernah masuk penjara dengan kasus yang sama, tiba-tiba merubah arah tebasan ke leher Uthu.

Alhasil bagian belakang kepala Uthu robek sekitar 13 centimeter dan harus dilarikan ke RSUD Manembo-nembo untuk mendapatkan pertolongan, kemudian dirujuk ke RSUP Malalayang akibat luka parah yang dialaminya.

Sementara itu, Kapolsek Urban Bitung Barat, Kompol Jhon Uwekla, ketika dihubungi, Selasa (22/03) mengaku pihaknya masih mengejar pelaku. Pasalnya usai melakukan aksinya, Jhon langsung menghilang tanpa diketahui.

“Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap tersangka, namun barang bukti parang telah diamankan,” kata Uwekla. (en)