KOTAMOBAGU – Menanggapi kelangkaan Minyak Tanah di Kota Kotamobagu, yang semakin menjadi – jadi. Walikota Kota Kotamobagu Drs. H. Djelantik Mokodompit angkat suara.
Dikatakannya, bahwa hal tersebut dikarenakan adanya penarikan jatah kebutuhan minyak tanah di Kotamobagu oleh Pertamina. “Sebelumnya 420 ribu liter per/bulan, sekarang menjadi 120 ribu liter per/bulan” katanya.
Djelantik mengatakan bahwa “Pendistribusian minyak tanah kembali normal sekitar bulan Februari 2012, dengan harga Non Subsidi atau lebih tinggi dari HET yang berlaku saat ini” ujarnya.
Walikota juga menyarankan Masyarakat Kotamobagu untuk mulai menggunakan elpiji. “Paket elpiji yang telah dibagikan secara gratis oleh Pemerintah sejak beberapa bulan lalu, harusnya digunakan masyarakat. Hal ini juga merupakan solusi dari kelangkaan Minyak tanah, sekaligus untuk mendukung program pemerintah” tuturnya. (zumi)

