Kota Manado

Sopir Mikro “Menggila” Diluar Batas Kemanusiaan

MANADO – Demi “setali lima uang” para sopir mikro jurusan Malalayang, lagi-lagi menaikkan tarif kendaraan.

Meskipun penaikkan tarif yang dilakukan sepihak ini sudah dilarang, kejadian tersebut masih terus berulang hingga malam ini sekitar jam 07.00 WITA (Rabu 28/12).

Dari pantauan beritamanado, sejumlah penumpang  terpaksa menunggu mikrolet di bawah guyuran hujan, diantaranya ada yang pakai payung dan ada yang tidak.  Namun cukup lama mikro tak kunjung datang, kalaupun ada setiap selang 5-10 menit akan meminta tarif  Rp.5000.

ADVERTISEMENT

Para sopir mikro tersebut tidak mau berhenti, dia hanya memperlambat kecepatan sambil memberikan kode dengan kelima jarinya yang artinya lima ribu perak saja.

Beberapa penumpang sangat menyesalkan keadaan ini. Mereka yang terlanjur basah kuyup mengaku sudah menunggu lebih dari 30 menit.  Dalam kondisi tubuh yang sudah basah, para sopir mikro tetap memilih-milih penumpang yang mampu membayar mahal, walaupun hal ini sudah diluar batas kemanusiaan.

“Dorang sopir-sopir ini so nda ada perasaan kang?, so nda ada depe rasa kemanusiaan. So lia torang so ta basa-basa bagini mar tetap jo dorang cuma bagara lima ribu pa torang,” ujar seorang ibu (45) yang sejak dari tadi menunggu mikro jurusan Malalayang.  (cha)