Agama dan Pendidikan

Sinode Am Sulutteng Tanamkan Spirit Ecclesia Domestica Lewat Nobar Film Jumbo

Sinode Am Sulutteng Tanamkan Spirit Ecclesia Domestica Lewat Nobar Film Jumbo
Foto bersama usai nonton bareng Jumbo

Manado, BeritaManado.com — Sinode Am Gereja-gereja di Sulawesi Utara dan Tengah (SAG Sulutteng) baru saja menggelar Nonton Bareng film animasi kebanggaan Indonesia, Jumbo.

Nonton bareng dilaksanakan di Studio 1 Mantos 3 pada Sabtu (2/8/2025) dan diikuti oleh para donatur, pengurus SAG Sulutteng dan keluarga serta anak-anak Panti Asuhan Nazaret Tomohon dan Panti Asuhan St. Lucas Manado.

Ketua Majelis Pekerja Harian Sinode Am Sulutteng, Pdt. Jacqueline S. Sumilat, S.Th mengungkapkan, nonton bareng kali ini adalah bagian dari program Ecclesia Domestica yaitu gereja berbasis keluarga, sebagaimana keputusan Sidang Sinode Am ke-9 di Sitaro.

Program ini merupakan wujud tanggung jawab gereja yang bertujuan memperkuat lagi peran keluarga Kristen dalam membangun pondasi iman, hidup dalam kasih serta pengembangan diri dan membangun kebersamaan buat anak-anak dan generasi muda gereja masa kini.

“Memperhatikan tantangan dan pergumulan keluarga Kristen masa kini, seperti pergeseran nilai-nilai karena begitu kuatnya pengaruh media sosial dan kesibukan setiap anggota keluarga hingga membuat kurangnya waktu kebersamaan dalam keluarga,” ujar Pdt Jacqueline.

Hal itu mendorong Sinode Am Sulutteng, melalui departemen Departemen Bindik, Pembangunan dan Fundraising, Humas, IT dan Infokom memenuhi panggilan pelayanan ini.

Sinode Am Sulutteng Tanamkan Spirit Ecclesia Domestica Lewat Nobar Film Jumbo

Jumbo dipilih karena merupakan film yang sangat dekat dengan kehidupan keluarga Kristen dan nilai moral serta spiritualitas.

Film Jumbo bicara tentang keberanian, belajar untuk menerima perbedaan sehingga kiranya dapat memberi manfaat, memberi dampak positif dalam membangun karakter kristiani anak-anak dan pemuda gereja.

“Karena itu dengan rasa syukur yang sangat, dipersembahkan buat Tuhan Yesus, Kepala Gereja yang telah memperkenankan kegiatan ini mulai dari perencanaan dan sampai pada pelaksanaan ini telah membuat kita sekalian ada di studio 1 Mantos 3,” kata Pdt. Jacqueline.

Fakta menarik lainnya yaitu, produser film Jumbo, Angga Sasongko, lahir dari seorang ibu asli Manado.

Pdt.DR. Liesje Sumampouw M.Th selaku Sekretaris Departemen Pembinaan dan Pendidikan SAG Sulutteng, sebelum nobar mengatakan, film ini jadi edukasi bagi warga gereja Sulawesi bagian Utara dan Tengah.

“Oleh karena itu bagian program MPH SAG, film ini kiranya jadi bahan untuk menterjemahkan ecclesia domestica, gereja berbasis keluarga. Keluarga jadi sentral penanaman nilai-nilai spiritual dan nilai edukasi bagi kehidupan masyarakat di era milenial. Kami bersyukur SAG bisa melaksanakan program ini sebagai edukasi. Pesan sosial sangat tinggi di film ini,” kata Pdt. Liesje.

Sinode Am Sulutteng Tanamkan Spirit Ecclesia Domestica Lewat Nobar Film Jumbo
Antusias pertukaran tiket

Usai nonton bareng film Jumbo, Firginia Byll, salah satu penonton mengatakan, dirinya tidak menyangka jika film animasi Indonesia bisa jadi begitu keren, tidak hanya dari sisi animasi, tapi juga cerita.

Dari cerita film Jumbo, Firginia yang akrab disapa Nia ini pun mengaku mendapat begitu banyak pelajaran penting, apalagi Nia sedang mempersiapkan pernikahan dalam waktu dekat ini.

“Film ini mengajarkan keluarga itu bukan hanya sekadar memberi materi yang cukup, tapi benar benar kehadiran setiap anggota keluarga, orang tua berperan penting bagaimana mendidik anak, menyiapkan anak menjadi pribadi yang seperti apa, nanti itu kemudian menjadi warisan yang akan mengantar dia tumbuh dewasa dengan bijaksana, penuh kasih dan kuat,” kata Nia.

Di akhir acara, Sektretaris SAG Sulutteng, Gbl. Fetrisia Y. Aling, M.Th menyampaikan terima kasih kepada Angga Sasongko dan Visinema termasuk XXI Mantos 3 yang telah banyak membantu sehingga nonton bareng Jumbo dapat terlaksana.

“Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua yang telah membantu kami hingga acara ini boleh terlaksana, juga bagi rekan-rekan SAG dan semua yang terlibat. Kiranya kegiatan hari ini memberi dampak dan motivasi baru bagi kehidupan kita,” tutup Gbl. Fetrisia.

(srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara