MANADO – Rapat paripurna pengajuan laporan pertanggungjawaban (LPJ) APBD 2009 di DPRD Kota Tomohon, Selasa (26/10), nyaris ricuh. Pemicunya perdebatan sesama kader Partai Golkar, Ketua DPRD Andy Sengkey dan anggota fraksi PG Jeffry Motoh.
Berawal dari permintaan Jeffry agar komposisi anggota Badan Anggaran (Banggar) yang diajukan FPG jangan dulu ditetapkan berhubung masih ada masalah internal fraksi menyangkut empat nama yang diajukan.
Permintaan itu ditolak Sengkey dengan mengatakan surat masuk sudah sah karena sudah ada tanda tangan Ketua dan Sekretaris FPG.
Pernyataan itu mendapat tanggapan balik Jeffry. Kedua kader Golkar itu terlibat saling bantah selama beberapa menit.
“Silahkan Satpol PP mengeluarkan saudara Jeffry dari ruangan sidang,” ujar Sengkey.
Jeffry tidak tinggal diam dengan menyebut Sengkey seperti anak-anak, “ketua seperti anak-anak, saya hanya meminta dengan hormat,” balas Jeffry.
Adu mulut mereda setelah beberapa anggota fraksi dari PDI-Perjuangan dan Partai Demokrat membantu menenangkan kedua pihak yang berseteru. Walaupun belum disetujui, Sengkey tetap mengesahkan sembilan nama dari empat fraksi sebagai anggota Banggar. (JRY)
