
Bitung, BeritaManado.com – Raut kebahagiaan terpancar di wajah Devis Tumbel ketika tiba di Kantor Tenaga Kerja Kota Bitung, Selasa (30/8/2022).
Warga Kota Bitung berusia 41 ini adalah salah satu ABK yang sempat terlantar di Somalia bersama empat rekannya.
Kedatangan Devis didampingi Balai Pendidikan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) dan disambut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bitung, Rahmat Dunggio setelah ia tiba di Bandara Sam Ratulangi dari Bandara Soekarno Hatta.
Devis menceritakan, ia bersama empat orang rekannya yang berasal dari Pulau Jawa menghadapi masalah dengan kapal Dox Dili karena gaji mereka tidak dibayar selama tiga bulan.
Ia mengaku nekat ke Somalia karena diiming-imingi gaji besar oleh oknum agen pengirim tenaga kerja di Jakarta.
Tiga bulan bekerja, Devis bersama empat rekannya tak kunjung menerima gaji dan agen yang mengirim mereka tidak bertanggungjawab.
“Agen tidak bertanggungjawab dan tidak bisa dihubungi sampai kami terlantar,” kata Devis.
Iapun menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar Republik Indonesi (KBRI) di Nairobi dan Pemerintah Kota Bitung yang telah memfasilitasi hingga pulang ke tanah air serta sampai ke Kota Bitung.
“Terutama kepada Wali Kota Bitung, Wakil Wali Kota dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bitung serta pihak-pihak yang membantu hingga saya biasa pulang. Terima kasih banyak,” katanya.
Sementara itu, Rahmat menyampaikan, saat ini permasalahan penelantaran ABK sudah banyak terjadi. Itu karena, ketidak beresan prosedur pengiriman dari dalam negeri serta tidak bertanggungjawabnya agen pengirim para ABK.
Ditambah lagi kata Rahmat, para ABK tidak memiliki bekal pengetahuan yang cukup tentang wilayah kerja mereka di luar negeri dan hanya tergiur dengan gaji besar.
“Muda-mudahan ini menjadi pelajaran bagi kita semua, untuk lebih teliti lagi soal prosedur pengirim ABK ke luar negeri. Jangan mudah tergoda dengan gaji besar yang ujung-ujungnya seperti dialami Devis,” kata Rahmat.
Rahmat juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan Kementerian Luar Negeri RI, Konsul Kehormatan RI di Somalia dan Senator Somalia asal Hargeisha sehingga pemulangan kelima ABK dapat terselesaikan.
“Ini adalah bukti nyata slogan kerja gotong royong dan bekerja dengan cinta yang memudahkan dengan hasil maksimal,” katanya.
(abinenobm)
