
Bitung – “Saya Santy, mengambil engkau, Ingrit, untuk menjadi istriku, untuk saling memiliki dan menjaga mulai hari ini dan selamanya; Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus.”
Demikianlah janji pernikahan yang kembali diucapkan Santy Gerald Luntungan terhadap istrinya, Ingrit Lambey di acara sykuran 15 tahun pernikahan mereka, Sabtu (23/02/2019).
Acara syukuran pernikahan mantan Ketua DPRD Kota Bitung ini digelar layaknya acara pernikahan sungguhan, dengan suasana outdoor di halaman kediaman Keluarga Luntungan Batas Kota Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari dan dihadiri ratusan undangan.

Baik Santy dan Ingrit, keduanya mengaku bersyukur bisa membina dan menjaga rumah tangga mereka hingga genap berusia 15 tahun.
“Banyak suka dan dukanya, tapi namanya sudah komitmen mau tidak mau semua harus dijalani bersama,” kata keduanya.
Apalagi kata mereka, yang membuat mereka tetap komitmen dan yakin untuk tetap bersama membina rumah tangga adalah hadirnya empat orang anak yakni Queen Sarai Ruby Luntungan (12), Princess Micah Sapphire Luntungan (10), Rexking David Givloai Luntungan (8) dan Ixora Rebecca Pearl Luntungan (4).
Menariknya, dalam acara itu, keempat anak politisi dan atlit pembalap nasional ini menunjukkan kebolehan dihadapan para undangan.
Princess yang merupakan anak kedua menjadi pengiring dengan menyanyikan sebuah lagu berbahasa Inggris saat kedua orang tuanya berjalan menuju pelaminan bersama saudara-saudaranya.
Queen anak pertama bersama Rexking anak ketiga, bertugas menyapa para undangan lewat ucapan selamat datang yang dibawakan menggunakan bahasa Inggris.
Sedangkan si bungsu, Ixora, tampil menghibur para undangan lewat tarian dengan menggunakan kostum balet merah muda.
“Ini semua berkat yang diberikan Tuhan kepada kami berdua, hingga boleh menggelar acara pernikahan untuk kedua kalinya,” kata Santy dan Ingrit sambil tertawa.
(abinenobm)
