Minut, BeritaManado.com – Berdiri secara otonom selama 18 tahun, bukan perkara mudah.
Apalagi menghadapi badai pandemi COVID-19 yang menghantam lebih dari dua tahun terakhir.
Beruntung, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mampu bertahan.
Mensyukuri ulang tahun ke-18, Sabtu (20/11/2021), pemerintah melaksanakan upacara bersama, dipimpin Bupati Joune Ganda.
Baik Bupati Joune maupun Wakil Bupati Kevin William Lotulung sepakat mengangkat tema; ‘Minahasa Utara tangguh, di Era Pandemi COVID-19’.
Tema di usia 18 tahun ini mengandung makna tangguh, sebagai upaya pemulihan ekonomi, pemulihan kondisi kesehatan, serta pemulihan kondisi kehidupan lainnya, menuju Kabupaten Minahasa Utara hebat, untuk mewujudkan perubahan ke arah kemajuan dan sejahtera, berlandaskan iman dan gotong-royong.
“Perayaan di tahun ini, kita diperhadapkan dengan Pandemi Covid-19. Sebab itu, mari jadikan sebagai momentum introspeksi dalam pelaksanaan agenda pembangunan, terutama upaya pemulihan ekonomi dan penanganan kesehatan, pelayanan masyarakat akibat pandemi Covid-19,” ujar Bupati Joune Ganda.
Olehnya, kehadiran Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang dijadikan peluang yang harus ditangkap oleh seluruh masyarkat dengan cara mengembangkan inovasi perekonomian dan peluang investasi, dan perkuat ketahanan pangan daerah.
Lanjut Joune Ganda, Covid-19 menyadarkan semua pihak, bahwa pangan merupakan sektor yang harus dipertahankan dari tantangan dan disrupsi.
Maka dari itu, ketahanan pangan menjadi sebuah kedaruratan yang harus diantisipasi.
Era disrupsi saat ini atau sebuah era dimana terjadinya inovasi dan perubahan secara besar-besaran, dan secara fundemental mengubah semua sistem, tatanan dan landscape yang ada ke cara-cara baru.
“Sebab itu, kita harus dilengkapi dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM), menguasai ilmu dan teknologi serta berinovasi kreatif,” ujarnya
Bagi seluruh ASN di Minahasa Utara, diharapkan untuk menampilkan kinerja terbaik sejalan dengan asas integritas, melayani publik dengan sepenuh hati, dan profesionalisme dan sesuai dengan tata kelola yang baik.
Di sisi lain, pemerintah mengapresiasi semua pihak yang telah bahu membahu dalam penanganan Covid-19 di Minahasa Utara.
Tak terkecuali kepada tenaga kesehatan, ASN, TNI-Polri, Camat, Hukum Tua, Lurah, Ormas serta masyarakat yang terus berakselerasi dalam penanggulangan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi daerah.
Pandemi COVID-19 menjadi refleksi dalam melaksanakan pembangunan daerah yang terus maju melalui inovasi dan kolaborasi.
Meskipun angka penularan COVID-19 semakin landai, namun Bupati Minut Joune Ganda, tetap mengingatkan agar tetap menaati protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, dikenal dengan sebutan 5M; Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.
“Marilah kita mulai mendesain masa depan kemajuan Minahasa Utara, dan tidak hanya bekerja di bidang pekerjaan bersifat rutin, input dan outputnya sama tiap hari, tapi kita perlu move on menuju bidang pekerjaan yang dinamis, seperti menyelesaikan Covid-19, memasarkan potensi Minahasa Utara,” pungkasnya.




