Berita Utama

Pidato Pertama Presiden Prabowo Subianto, Lupa Bahas Kelanjutan IKN

Pidato Pertama Presiden Prabowo Subianto, Lupa Bahas Kelanjutan IKN
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dengan disaksikan Presiden keenam RI Joko Widodo (kiri) mengucapkan sumpah jabatan dalam sidang paripurna MPR dengan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa bakti 2024-2029 (courtesy of Suara.com).

Manado, BeritaManado.com — Setelah resmi menjadi presiden RI Prabowo Subianto pun menyampaikan pidato pertamanya dan membahas banyak hal mulai dari Korupsi-Kolusi, bahkan mengingatkan para pengusaha nakal.

Meski demikian terdapat satu hal penting yang nampaknya terlupakan untuk dibahas dalam pidato tersebut yakni kelanjutan pembangunan ibu kota negara.

Dilansir dari Suara.cim jaringan BeritaManado.com presiden Prabowo Subianto tidak membahas soal wacana keberlanjutan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam pidato pertamanya sebagai presiden periode 2024-2029.

Dalam pidato yang disampaikan usai dilantik sebagai presiden, Prabowo membahas soal upaya untuk mengutamakan kepentingan rakyat melalui pemerintahan yang dipimpinnya selama lima tahun ke depan.

“Kami akan mengutamakan kepentingan bangsa Indonesia, kepentingan rakyat Indonesia di atas segala kepentingan, di atas segala golongan, apalagi kepentingan pribadi kami,” kata Prabowo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024).

Dia juga membicarakan perihal sumber daya alam di Indonesia yang dinilai kaya tetapi masih banyak tantangan dan rintangan dalam pengelolaannya.

Selain itu, Prabowo juga menyebutkan soal upaya pemberantasan korupsi.

Pasalnya, dia menilai masih banyak praktik korupsi dan kolusi yang dilakukan tokoh politik di Indonesia.

“Kita harus menghadapi kenyataan bahwa masih terlalu banyak kebocoran, penyelewengan, korupsi di negara kita,” ujar Prabowo.

“Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara para pejabat politik pejabat pemerintah di semua tingkatan di semua tingkatan dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha yang tidak patriotik,” tambah dia.

Tak hanya itu, Prabowo juga mengungkit sejumlah prestasi di era Presiden Ketujuh Joko Widodo dengan G20 dan peringkat 16 ekonomi terbaik di dunia.

Lebih lanjut, Prabowo juga membicarakan perihal upaya swasembada pangan untuk meminimalisir impor bahan pangan ke Indonesia.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga sempat membahas soal subsidi bantuan yang harus tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan hingga tambahan bantuan untuk warga Palestina yang menjadi korban dari konflik dengan Israel.

Namun, dari semua pembahasan yang disampaikan Prabowo, tidak ada rencana untuk melanjutkan pemindahan ibu kota ke IKN yang disebutnya.

Padahal, pemindahan ibu kota ke IKN menjadi proyek nasional yang sempat dikebut oleh Jokowi agar segera terealisasikan.

Sebelumnya, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia setelah mengucapkan sumpah.

Keduanya mengucapkan sumpah di bawah kitab suci Al Quran secara bergantian diawali dengan sumpah yang dibacakan Prabowo.

“Bismillahirrohmanirrohim, demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban presiden RI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh UUD, dan mencalonkan segala UU dan peraturannya, dengan selurus-lurusnya, serta berbakti pada nusa dan bangsa,” kata Prabowo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024).

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara