Bisnis dan Ekonomi

Perinus Ekspor Perdana, Gurita ke Amerika Serikat, Kaca Piring ke Tiongkok

Perinus Ekspor Perdana, Gurita ke Amerika Serikat, Kaca Piring ke Tiongkok
Perinus lakukan ekspor perdana gurita dan ikan kaca piring

Manado, BeritaManado.com — Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus, Sigit Muhartono melepas ekspor perdana 132 ribu ton Gurita menembus pasar Amerika Serikat pada Sabtu (25/9/2021).

Ekspor gurita yang dikemas dalam 6 kontainer berukuran 40 feet ini terdiri dari gurita steam (ready to eat) dan gurita whole frozen dengan nilai transaksi sebesar Rp12,9 Miliar.

Acara pelepasan yang berlangsung di Kantor Perinus Cabang Makassar ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia Arief Prasetyo sebagai Induk Holding Klaster Pangan BUMN, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Ir Sulkaf S Latif MM mewakili Plt Gubernur, Direktur PT Berdikari United Livestok Imran Yasin Limpo, Kepala BKIPM Makassar Ir Sitti Chadidjah MSi, Aspotmar Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Dominggus Sidang Misalayuk SE dan beberapa pejabat dari PT Perikanan Nusantara (Persero).

Dalam sambutannya, Sigit Muhartono menyampaikan, potensi gurita di Sulawesi Selatan sangat besar sehingga bisa menjadi salah satu produk unggulan yang banyak di ekspor dari Sulawesi Selatan.

“Pada tahun 2020 di ekspor sebanyak 158.050 Ton dengan nilai Rp5.47 triliun. Dengan potensi tersebut saya optimis PT Perikanan Nusantara Cabang Makassar kedepan dapat tumbuh berkelanjutan, namun harus diiringi dengan semangat dan kerja cerdas serta terus berusaha membuka pasar baru baik domestik maupun internasional,” kata Sigit Muhartono.

Selain ekspor ke Amerika, beberapa tahun terakhir ini PT Perinus cabang Makassar sudah secara rutin tiap bulan mengirim gurita dengan tujuan Jepang.
 
Selain untuk ekspor, saat ini gurita steam cutting (ready to eat) Cabang Makassar juga sudah dipasarkan secara retail di Jabodetabek dengan merek Tukato Seafood.

Pasar internasional untuk hasil perikanan PT Perinus terus berkembang.

Sehari sebelumnya (Jumat, 24/9/2021) Direktur Utama Perinus Sigit Muhartono juga telah melepas eksport perdana ikan Kaca Piring (Rajung) ke Tiongkok dari Perinus Cabang Tegal, Jawa Tengah sebanyak 12 Ton dengan nilai Rp413 Juta.

Ekspor ikan Kaca Piring ini akan berlangsung rutin setiap bulan.

Selanjutnya awal Oktober, Perinus Cabang Surabaya juga akan melakukan ekspor perdana ikan Layur beku ke Tiongkok sebanyak 25 ton dengan nilai transaksi kurang lebih Rp700 Juta.

Kemudian Perinus Cabang Benoa juga tak ketinggalan akan melakukan ekspor perdana produk ikan Marlin ke Filipina.

Ini melengkapi ekspor ikan Tuna produksi Cabang Bitung yang sebelumnya sudah secara rutin dikirim ke Jepang.
 
Dengan demikian maka semakin bertambah negara tujuan dan jenis produk yang diekspor PT Perikanan Nusantara (Persero) serta didukung dengan sarana prasarana produksi berupa Air Blast Frezer (ABF) kapasitas 119 ton per hari dan Cold Storage  kapasitas  3.837 ton.

“Kami akan selalu hadir ditengah-tengah nelayan sebagai offtake hasil tangkapanya sehingga nelayan memiliki kepastian pasar dan saya berharap peran Perinus sebagai BUMN perikanan dapat  membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan, karena nelayan merupakan mitra strategis kami,” tambah Dirut Perinus Sigit Muhartono.

Seperti diketahui, sejak 15 September 2021 PT Perikanan Nusantara (Perinus) dinyatakan bergabung (merger) dengan PT Perikanan Indonesia.

Hal itu seusai ditandatanganinya Peraturan Pemerintah nomor 99 tahun 2021 oleh Presiden Joko Widodo dalam rangka untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan penetrasi jaringan bisnis perikanan, serta mendukung ketersediaan, keterjangkauan, inklusivitas, dan mutu perikanan.

Patut diacungi jempol karena dalam masa transisi penggabungan, justru PT Perinus berhasil mencatatkan beberapa bisnis ekspor baru.

Ini menjadi penanda bahwa industri perikanan Indonesia ke depan sangat menjanjikan.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara