Sangihe

Penjaja Seks di Tahuna Makin Ramai tapi Rapih

TAHUNA – Layaknya kota-kota besar di Indonesia yang banyak menyuguhi objek hiburan malam, di Kabupaten Kepulauan Sangihe, tepatnnya Kota Tahuna, pun mulai ada tawaran jasa serupa yang dilakoni Pekerja Seks Komersil (PSK) terselubung. Hanya saja di kota ini belum meluber lepas, namun masih berlangsung sangat rapi.

Biasanya sebagaimana diakui seorang mucikari yang mengaku sudah hampir setahun melakoni tugas penghubung, kendaraan sewaan kerap dijadikan sarana penunjang agar sulit terpantau.

“Guna menghindari pandangan masyarakat, para penikmat biasanya menyewa kendaraan,” tutur oknum yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (05/04).

ADVERTISEMENT

Lalu bagaimana para PSK ini bisa di hubungi? Menurut sumber ini tergantung permintaan. Ada yang dari kalangan anak sekolahan, bahkan ada juga sudah cukup dewasa. Sesekali sambungnya, ada PSK yang datang dari luar Sangihe beroperasi di daerah ini, namun tidak menetap.

Suguhan `segar’ dibalik keremangan kota yang tergolong sunyi, di waktu-waktu tertentu memang belum diketahui banyak pihak. Operasinya pun sangat berhati hati. Menurut sumber, para PSK ini sebelum diminta untuk dijemput, menanyakan identitas pemesan.

“Biasanya yang dorang suka bukan orang Tahuna, mengingat kota ini sunguh kecil, takut diketahui,” ujarnya, sembari menambahkan para PSK di Kota Tahuna memang tak semudah mendapatkannya.

Ada yang harus janjian terlebih dahulu pun tidak sewaktu waktu mereka siap. “Intinya PSK Tahuna masih punya rasa malu, dibanding kota-kota besar lainnya yang secara terang-terangan menawarkan jasa adu kelamin di sejumlah sudut Kota,” kunci sumber yang lagi-lagi memohon agar jangan membeberkan kegiatan tambahan dirinya yang hasilnya juga kadang-kadang hanya cukup beli rokok.

“Ya biar cuma doi rokok daripada menganggur,” tuturnya sambil menyudahi pembicaraan karena ada objekan yang harus dijemputnya. (abm)