TAHUNA – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bagi kesehatan warganya patut menjadi daerah percontohan bagi kabupaten lain yang ada di Sulawesi Utara.
Ini dibuktikan melalui penandatanganan MoU antara Pemerintah daerah Sangihe dengan PT ASKES Sulut atas pemberian Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (JAMKESMASDA) bagi 45.000 jiwa pada 31 Januari 2011 dengan menelan anggaran Rp 3,86 miliar yang diambil dari APBD 2011.
Program Jamkesmasda berlaku bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang belum menjadi peserta jaminan kesehatan lainnya “Tentu jaminan kesehatan ini hanya berlaku bagi masyarakat yang belum menjadi peserta pada jaminan kesehatan lainya seperti PNS atau pegawai BUMN serta orang yang tergolong mampu atau dikategorikan memiliki tingkat ekonominya luar biasa dan program ini berlaku sejak 1 Januari 2011,” ujar Bupati Sangihe, Drs Winsulangi Salindeho medio Januari lalu.
Salindeho juga menambahkan, melalui program JAMKEMASDA menjadikan Kabupaten Kepulauan Sangihe, satu- satunya kabupaten/kota se-Sulawesi Utara yang melaksanakan “Universal Coperage” (Jaminan kesehatan seluruh masyarakat).
Jaminan kesehatan yang diwacanakan sejak tahun 2010 ini, mendapat respon positif dari warga masyarakat yang kurang mampu, pasalnya selama ini warga yang sakit enggan untuk datang berobat di rumah sakit maupun puskesmas karena kendala biaya.
”Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah khususnya pak Bupati yang memperjuangkan jaminan kesehatan bagi kami warga yang kurang mampu, sehingga beban hidup kami sedikit berkurang, ”ujar Ibu Evelin Bangonan, warga Tona. (gun)
