Minahasa

Pelanggaran Pemilu Dapat Merusak Kualitas Demokrasi

 

Tondano – Pelanggaran yang terjadi pada proses Pemilihan Umum dapat menyebabkan terganggunya proses demokrasi yang berintegritas. Demikian dikatakan Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda di Kantor KPU Minahasa, Kamis (3/11/2016).

Malonda sendiri hadir sebagai salah satu pembawa materi pada kegiatan kunjungan mahasiswa Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado dalam rangka kegiatan Kuliah Lapangan.

“Untuk menjamin kualitas dan integritas Pemilu, diperlukan adanya pengawasan oleh Bawaslu,” ungkap Malonda yang telah mendaftarkan diri sebagai calon anggota Bawaslu Republik Indonesia.

Sedangkan materi terakhir yang disampaikan Keetua KPU Minahasa Meidy Y Tinangon yang mengurai tentang Problematika Pemilu dan Pilkada.

“Sekalipun penyelennggaraan Pemilu dan Pilkada sekarang sudah semakin baik, namun diakui masih terdapat kesenjangan antara harapan dan realitas. Kesenjangan itulah yang kita kenal sebagai problematika Pemilu,” ungkap Komisioner yang tanggal 1 Oktober lalu telah genap bertugas 9 Tahun di KPU Minahasa.

Selanjutnya Tinangon menjelaskan bahwa harapan ideal Pemilu di Indonesia nyata dalam asas pemilu yaitu luber dan jurdil.

“Masih banyak masalah dalam perwujudan luber dan jurdil tersebut. Masalah tersebut perlu dicarikan way out-nya,” ungkap Tinangon.

Usai berdiskusi, mahasiswa tak lupa menyempatkan diri menikmati Minahasa Expo dan mampir di Stand Pers Minahasa. Selanjutnya peserta dijamu makan siang di Moy Restaurant sebagai tamu pemerintah Kabupaten Minahasa dan KPU Minahasa. (***/frangkiwullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara