Manado – Menyikapi aksi demo dari para dokter yang merasi di diskriminasi, dengan dipidanakannya dr. Ayu dengan tudingan melakukan malpraktek, menuai tanggapan Paula Sinjal, personil DPR RI asal Sulut.
Dikatakan Sinjal, persoalan dr. Ayu hingga para dokter menggelar aksi demo, sempat mengagetkan dirinya. Namun menurutnya, IDI cabang Manado sudah mencapaikan aspirasinya, ketika bertemu beberapa waktu lalu.
“Jujur saya kaget, karena baru saat ini para dokter melakukan demo. Tapi, hal ini bisa terjadi, karena ada yang diperjuangkan, seperti pembebasan dr. Ayu dan rekan-rekannya dari proses hukum yang kini sedang bergulir,” ujar Sinjal.
Dirinya mengakui, bahwa profesi dokter belum mendapatkan perlindungan hukum yang jelas. Karena para dokter seharusnya dilindungi dan perlu digaris bawahi, dokter bukan pihak yang memberikan jaminan kesehatan dan kesembuhan pasien. Tapi, tindakan dokter merupakan bagian dari upaya penyembuhan.
Lanjut Sinjal, aksi demo dan mogok dari dokter tidak sejalan dengan sumpah dan janji profesinya. Karena, jika tidak melayani masyarakat, berarti melalikan tugas mulia dari dokter. Sebaiknya langkah yang baik yakni duduk bersama untuk mencari solusi terbaik.
“Kasus hukum yang berjalan patut dihargai, karena negara ini negara hukum. Langkah yang seharusnya, tidak perlu menggelar aksi demo dan mogok pelayanan. Tapi marilah kita menyikapi persoalan ini dengan duduk bersama. Karena, proses hukum ini, bisa berdampak troma pada generasi muda. Nantinya anak-anak kita tidak lagi menginginkan menjadi dokter. Dari kasus ini, profesi dokter harus mendapatkan perlindungan hukum dan undang-undang tentang kedokteran harus segera direvisi,” pungkas sikandi Demokrat ini. (Leriando Kambey)

