
Manado – Ketua Umum Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI), Noldy Pratasis kembali menyikapi Persoalan Dr Dewa Ayu Sasiary Prawani yang ditahan akibat kasus Malpraktek yang menyebabkan Julia Fransiska Makatey kehilangan nyawanya. Menurut Pratasis ada terjadi kekeliruan penyidik kepolisian dalam menangani persoalan tersebut.
“Kami bertanya, apakah dalam BAP kepolisian melibatkan saksi ahli di bidang kedokteran kandungan dalam menangani persoalan yang melibatkan Dr Ayu, kalau tidak ada saksi ahli, berarti ini murni kekeliruan penyidik kepolisian. Kami minta keputusan tersebut dapat ditinjau kembali,” ujar Pratasis kepada beritamanado.
Dirinya menilai Dr Ayu telah mengambil langkah yang bijak dalam melakukan penyelamatan terhadap pasien tersebut. “Kami nilai Dr Ayu saat itu murni melakukan operasi untuk menyelamatkan bayi. Dan semua sesuai standart dunia kedokteran, Perlu ada perhatian yang bijak dari aparat hukum dalam menangani perkara ini,” tandas Pratasis.
Hingga berita ini diturunkan, beritamanado belum berhasil menghubungi Humas Polda Sulut. (risat)

Jadi maksud bung noldy yang malpraktek bukan dokter Ayu…
tapi si penyidik…
hehehehehe…
Mantap pak Ketum Noldy Pratasis PAMI ormas yang terbaik
PAMI (Pelapor Ada Mau Imbalan)
ini gara2 noldy sampe tabongkar samua,,, kalu dia tdk bicara2 ini ada yg salah , ndak jadi bagini,, memang noldy ini ndak punya hati kasihan tu keluarga,,, mar kita cuma bilang pami hebat
Sesudah gandi wajah, semua komentator melarikan diri dari berita manado…haha OOT
klu pemerinta bilang A. noldy bilang B.
klu pemerinta bilang B noldy bilang A.
Berarti katu ni noldy memang pande noh
Disini dapa lia ini noldy pratasis pe muna, so dapa lia ahli hukum tareen, kiapa ente salalau beda dgn keputusan pemerintah? Kalau mo bicara kasus ini dari ente cuma politik bebek, sarankan jo kasus ini bisa di PK,
popularitas boss
memang ini polisi asal asal sidik ,berarti ini polisi belajar banyak lagi,,,, kita perhatikan ini noldy ndak ada yg dia taiiko iko arus,,,,
noldi ini bukang daong lemong… hahahaa