KOTAMOBAGU – Ada yang menarik saat acara pembukaan Sosialisasi Adiwiyata yang digelar oleh kantor Lingkungan Hidup provinsi Sulut, hari ini Rabu (23/11) pukul 13.00 Wita. Dalam acara yang bertajuk “Sosialisasi Adiwiyata Kantor Lingkungan Hidup bersama jajaran pendidikan Se-Kota kotamobagu” itu, terungkap bahwa masih ada Sekolah yang sudah tidak layak lagi, dalam hal ini SD Negeri 4 motoboi kecil.
Pasalnya sekolah ini kondisi sarana dan prasarananya tidak memadai, gedungnya yang hampir roboh, ketiadaan peralatan bahkan uniknya lagi menurut penjelasan dari kepala sekolah SD Negeri 4 Ny. S. Paputungan, di hadapan Walikota dan para peserta kegiatan bahwa “kami hanya memiliki 25 murid saja dan 5 orang guru, namun sekarang muridnya tinggal 5 orang, jadi satu murid satu guru” katanya.
Hal lain yang mencuat adalah tentang lokasi sekolah yang tidak jelas, karena menurut pernyataan Kepsek bahwa sekolah ini terletak di areal perkebunan motoboi kecil kecamatan kotamobagu selatan, Kota Kotamobagu. Namun, anehnya sebagian tanah dan bangunannya masuk diwilayah desa tungoi 2 kecamatan Lolayan, kabupaten Bolaang Mongondow.
Menanggapi hal itu, Walikota Kotamobagu mengatakan bahwa akan meninjau langsung mengenai sekolah tersebut. “Saya akan tinjau jika masih di wilayah kotamobagu , akan segera di rehabilitasi, namun jika ternyata berada di wilayah Bolmong, sementara muridnya sudah sedikit maka guru dan siswa sekolah itu akan dipindahkan ke sekolah lain yang ada di wilayah Kotamobagu” tegasnya. (zumi)
