Parlementaria

LKPJ Gubernur 2015: Pertumbuhan Ekonomi Melambat (tapi) Masih Lebih Tinggi dari Angka Nasional

Manado – Di bidang Pengelolaan Belanja Daerah, memahami kondisi keuangan yang terbatas, maka prinsip efisiensi dan penghematan serta pengawasan yang ketat dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku, senantiasa dikedepankan di berbagai lini dan sektor, sehingga anggaran belanja daerah, sebesar Rp.2.906.338.366.339 hanya digunakan sebesar Rp.2.693.051.062.864, dimana terjadi penghematan anggaran sebesar 7,3 persen.

Sejalan dengan pelambatan perekonomian global dan nasional, perekonomian Sulawesi Utara pada tahun 2015 ditutup melambat dibandingkan tahun 2014.Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara tercatat 6,12 persen, lebih rendah 0,19 persen dibandingkan tahun 2014 yang sebesar 6,31 persen.

“Namun demikian angka pertumbuhan tersebut masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan angka pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat tumbuh 4,7 persen. hal ini menunjukkan bahwa perekonomian Sulawesi Utara masih kuat dan mampu tumbuk lebih baik dibandingkan dengan daerah lain,” terang Wagub Steven Kandouw pada rapat paripurna penyampaian LKPJ Gubernur tahun 2015 yang dipimpin Ketua Deprov Andrei Angouw pekan ini. (jerrypalohoon)

ADVERTISEMENT