Politik dan Pemerintahan

Lagi, FPD DPRD Sulut diisukan retak

Manado — Kembali isu keretakan menerpa Fraksi Partai Demokrat (FPD) di DPRD Sulut. Dimana ketua FPD Erwin Lontoh dianggap menjadi biang keretak kader fraksi tersebut kerena dinilai terlalu otoriter.

“Pengambilan keputusan oleh katua fraksi tidak pernah melibatkan anggota fraksi yang lain, tidak ada koordinasi sama sekali dan langsung mengambil keputusan,” kata salah satu anggota FPD Idrus Mokodompit, Rabu (30/6) kemarin.

Akibatnya, Mokodompit, menilai bila cara Lontoh dalam memimpin FPD tidak dirubah, maka Ia kwatir akan terjadi perpecahan ditubuh FPD. Dan Ia merekomendasikan untuk mengganti Lontoh sebagai ketua fraksi sebelum FPD benar-benar pecah hanya karena gaya kepemimpinan yang otoriter.

“Seharusnya Lontoh digantikan oleh rekan anggota FPD lainnya, karena cara pengambilan keputusan yang selalu sepihak dan dia (Lontoh-red) masih perlu banyak
dinasehati,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Lontoh membantahnya. Karena menurutnya dalam setiap pengambilan keputusan fraksi, harus menggelar rapat terlebih dahulu yang jelas .

“Kalau saya dinilai oteriter, hal tersebut terlalu berlebihan, karena apapun keputusan fraksi merupakan keputusan partai, karena fraksi hanyalah perpanjangan tangan partai, “Kata Lontoh.

Diketahui persoalan ini mengemuka dikarenakan adanya pengusulan kembali personil fraksi Demokrat dalam alat kelengkapan dewan seperti Badan Anggaran, Badan Legilasi dan Badan Kehormatan pada paripurna yang baru – baru ini digelar. Dimana Idrus Mokodompit kecewa karena terdepak dari badan anggaran sehingga menyalahkan ketua fraksi Edwin Lontoh.(EN)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara