
Manado – Mengantisipasi gejolak konflik horizontal efek rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Garda NKRI serta Lingkar Mahasiswa dan Pemuda Nusantara (Limanusa), menyelenggarakan Malam Baku Dapa Ormas Adat Sulawesi Utara “Mempererat Persatuan, Menjaga Kebhinekaan untuk Mencegah Konflik Sosial,” di Hotel JLES, Manado, Senin (26/8/2019).
Narasumber yang dihadirkan, Dr. Maikel Mementu dari akademisi, Alan Parinusa Sekjen Waraney/Panglima Garda Totosik, Yonfree Wonua Sekretaris BMI dan Ismail Maga Sekretaris Wilayah Sulut GP Ansor.
Diskusi yang dimoderator oleh Vino Mongkau Sekjen Garda NKRI, banyak membicarakan tentang persoalan bangsa, khusus konflik yang terjadi belakangan ini.

“Diskusi ini untuk mengantisipasi konflik yang terjadi di Pulau Jawa,” kata Vino Mongkau.
Banyak masukkan dari peserta dan narasumber agar dapat menciptakan kedamaian di Indonesia.
Beberapa kesimpulan diambil dari diskusi ini antara lain:
- Ormas adat menjadi garda terdepan dalam menangkal konflik.
- Diharapkan pemerintah cepat dan tanggap mengantisipasi konflik.
- Pemerintah harus mau turun langsung bersolusi sebelum terjadi konflik.
- Secara bersama menjaga kerukunan dalam kebhinekaan.
Acara diikuti anggota Ormas BMI, Garda Totosik, Pemuda Ansor dan mahasiswa.
(NovaManoppo)
