
JAKARTA — Upaya memperkuat pembangunan desa di Sulawesi Utara kembali digencarkan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Utara, Darwin Muksin, bersama Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Herol V. Kaawoan, melakukan pertemuan resmi dengan Wakil Menteri Desa PDTT, Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A., di Kantor Kementerian Desa, Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi ajang diskusi strategis membahas percepatan sejumlah program prioritas Kemendes yang akan diimplementasikan di daerah.
Wamen Ariza Patria menerima langsung rombongan dan memberikan respons positif atas komitmen Pemprov Sulut.
Salah satu poin penting adalah percepatan pembangunan gerai dan gudang Kopdeskel.
Wamen menegaskan bahwa proyek tersebut harus dijalankan selaras dengan Satgas Kopdeskel yang telah ditetapkan, khususnya terkait legalitas lahan, mekanisme pembiayaan, dan pengaturan tenaga Kemendes juga mendorong agar Pendamping Desa dilibatkan secara rutin dalam pendampingan Kopdeskel mengingat mereka merupakan personel yang digaji langsung oleh kementerian dan memiliki peran strategis dalam pemberdayaan.
Terkait kebutuhan tambahan Pendamping Desa maupun anggaran, Wamen meminta Pemprov Sulut segera mengajukan surat resmi ke Kemendes PDTT agar dapat diakomodasi dalam mekanisme penganggaran berikutnya.
Diskusi turut menyinggung rencana Dana Dekonsentrasi Program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang diproyeksikan mulai berjalan pada tahun 2027.
Kemendes meminta daerah menyiapkan rencana kerja lebih awal agar program nasional dapat berjalan optimal di kabupaten/kota.
Seluruh pembahasan diarahkan untuk memperkuat agenda Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memperkuat struktur ekonomi desa.
Wamen Desa PDTT Ahmad Riza Patria, yang dikenal sebagai salah satu kader terbaik Partai Gerindra dan pernah menjabat Anggota DPR RI serta Wakil Gubernur DKI Jakarta, menyambut baik langkah-langkah Pemprov Sulut dalam mempercepat pembangunan desa.
Staf Khusus Gubernur Sulut, Herol V. Kaawoan, berharap hasil diskusi tersebut bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Semoga diskusi ini memberikan dampak positif bagi kemaslahatan masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.
(rds)
