MANADO – Buntut penahanan Bupati Kepulauan Talaud, Elly Engelbert Lasut, menurut informasi intelejen, lima pejabat Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara terancam. Hal ini diutarakan langsung Kajati Sulut, Arnold Angkouw kepada wartawan, kemarin.
Namun akan hal itu Kajati menyatakan tidak pernah merasa takut. “Saya tidak pernah takut, saya sudah banyak pengalaman termasuk pernah bertugas di Timor-Timur, daerah yang rawan dan banyak intimidasi tapi tidak pernah terjadi apa-apa,” ujar Angkouw.
Kajati menghimbau kepada pihak-pihak ini agar segera menghentikan segala bentuk intimidasi dan pengancaman karena menurut Angkouw semua yang dilakukan pihak kejaksaan terhadap Elly Lasut sudah sesuai prosedur hukum.
Diketahui, Rabu (21/07) lalu, Jubir Kejati Sulut, Reinhard Tololiu mengaku diteror sejumlah massa yang mengaku pendukung Elly Lasut. Massa yang menggunakan tujuh mobil mendatangi rumahnya di Kelurahan Sario Kotabaru. Massa yang berusaha melakukan teror ini hanya ditemui keponakan Tololiu dan meminta agar Tololiu keluar rumah.
Tololiu langsung menghubungi pihak kepolisian, namun saat polsi bersama ratusan warga sekitar datang dirumah Tololiu, para peneror sudah pergi.
