
Molompar, BeritaManado.com — Ada cara yang cukup unik dari cara menanam padi di Desa Molompar Dua Utara Kecamatan Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara.
Sama seperti pada umumnya, sebelum ditanam di sawah, benih padi terlebih dahulu disemai di tempat tersendiri.
Yang agak unik dalam hal ini adalah, benih padi sawah disemai seperti tahap awal menanam padi ladang, yaitu di hamparan tanah yang disiapkan secara khusus dan bukan langsung di sawah yang berair.
Salah satu petani yang sempat ditemui Dolfie Runturambi, kepada BeritaManado.com, Jumat (31/7/2020) siang mengatakan bahwa untuk melakukan penyemaian benih padi seperti itu, cukup dengan mempersiapkan benih dan lokasi.
Benih yang sudah disiapkan ditabur di atas tanah secara merata dan kemudian ditutup dengan tanah juga secara merata dengan ketebalan yang cukup.
“Setelah kurang lebih 3 – 4 minggu, benih yang tumbuh siap dipindahkan. Untuk memindahkannya, cukup dicabut dengan ukuran dua genggaman tangan orang dewasa dan diikat dengan daun kelapa,” ungkapnya.
Setelah itu, benih yang dicabut siap ditanam di sawah yang sudah dipersiapkan terlebih dahulu oleh pekerja yang ada.
Adapun masa tanam dengan cara penyemaian seperti itu sama seperti pada umumnya yaitu sekitar 3 – 4 bulan.
“Ada keuntungan tersendiri dengan cara penyemaian seperti ini yaitu proses pemindahannya tidak lama, karena tanah yang menempel di akar benih padi cukup dikebaskan beberapa kali lalu diikat,” ujarnya.
(Frangki Wullur)
