Selain inovasi teknologi, Indosat terus membangun budaya kerja yang inklusif.
Perusahaan memastikan seluruh karyawan dihargai tanpa memandang latar belakang.
Di tengah rendahnya tingkat partisipasi perempuan di dunia kerja yang masih berada di angka 54 persen, Indosat menargetkan peningkatan jumlah pemimpin perempuan.
Indosat juga secara konsisten memprioritaskan kesejahteraan dan pengembangan karier karyawan.
Dukungan kesejahteraan diwujudkan melalui fasilitas klinik kesehatan.
Karyawan juga mendapatkan akses ke layanan psikolog dan kesehatan mental.
Indosat menyediakan komunitas hobi dan olahraga serta berbagai kegiatan sosial.
Dari sisi finansial, kesejahteraan karyawan diperkuat melalui kompensasi yang kompetitif.
Perusahaan juga memberikan insentif berbasis kinerja serta bantuan untuk berbagai momen penting dalam kehidupan karyawan.
Dalam pengembangan karier, Indosat menyediakan lebih dari 400 program pelatihan setiap tahun.
Tersedia pula 25.000 kursus daring untuk mendukung peningkatan kompetensi karyawan.
Program penghargaan internal diterapkan untuk memastikan setiap kontribusi karyawan mendapatkan apresiasi yang layak.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyampaikan bahwa membangun talenta AI-native bukan hanya tentang kesiapan perusahaan menghadapi masa depan.
Menurutnya, langkah tersebut juga mempersiapkan setiap karyawan untuk masa depan karier mereka.
“Ketika karyawan membangun kecakapan AI, mereka tidak hanya mempercepat hasil bisnis, tetapi juga memperluas relevansi diri, membuka jalur karier baru, dan memperkuat kesiapan menghadapi dunia kerja di mana kolaborasi manusia dan AI menjadi kunci kesuksesan,” ujar Vikram, Kamis (11/12/2025).
Saat ini, Indosat melayani hampir 100 juta pelanggan di seluruh Indonesia.
Pada kuartal ketiga 2025, pendapatan perusahaan tumbuh 3,8 persen.
Laba bersih Indosat juga meningkat 29,1 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
