Visi tersebut dijabarkan dalam 8 misi yang setiap misinya didukung oleh tujuan, sasaran, dan arah kebijakan yang spesifik:
- Mencegah dan memberantas KKN serta Narkoba, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan masyarakat yang sehat.
- Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, melalui program-program pendidikan, kesehatan, dan jaring pengaman sosial.
-Membangun perekonomian daerah, dengan mengoptimalkan sektor-sektor unggulan. - Memperkuat daya saing daerah dan internasional, melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus dan logistik.
- Meningkatkan ketahanan pangan, energi, dan air yang merata dan berkelanjutan.
- Memperbaiki tata kehidupan masyarakat yang tertib, aman, nyaman dengan melestarikan nilai-nilai budaya yang berkearifan lokal.
- Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.
- Meningkatkan sistem pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.
Visi dan Misi ini pun dijabarkan dalam 17 Program Unggulan dan 45 Kegiatan Pokok, serta diuraikan dengan pendekatan pembangunan bertahap dari tahun 2026 sampai 2030.
Program-program unggulan ini diantaranya mencakup:
- Pendidikan dasar 13 tahun, yang mencakup 1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan menengah.
- Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan vokasi, sains, teknologi, digitalisasi, serta penguatan layanan kesehatan dasar.
- Peningkatan agro-produksi, agro-industri, dan agro-marketing serta peningkatan infrastruktur perikanan.
- Optimalisasi pembangunan desa dan pemberdayaan UMKM.
- Pengembangan pariwisata cerdas (smart tourism).
- Peningkatan kinerja KEK dan pengembangan Logistics Hub.
- Pembangunan Bandara Lembeh, Jembatan Bitung-Lembeh, Jalan Tol Manado-Amurang-Kaiya, ART Malalayang-Bandara Sam Ratulangi, Jalan Layang Transmart Kairagi, Pengembangan Sistem Drainase Kota Resilien, serta dan proyek infrastruktur krusial dan strategis lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.
Kemudian, perlu saya sampaikan pula perihal beberapa capaian strategis, positif dan konstruktif di tahun 2025, kiranya ini menjadi cerminan untuk kita perhatikan sebagai pijakan langkah ke depan, baik untuk mempertahankan, mengoptimalkan serta menyukseskan diantaranya:
Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sulut kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 kalinya secara berturut-turut dari BPK RI.
Dalam mendukung sektor Pariwisata sekaligus meningkatkan jumlah wisatawan ke Sulut, saat ini kita telah memiliki 5 rute penerbangan internasional, yaitu:
- Manado – Singapura (Scoot Tiger Air)-
- Manado – Guangzhou (China Southern dan TransNusa)
- Manado – Shanghai (TransNusa)
- Manado – Nanjing (TransNusa)- Manado – Kunming (Lucky Air)
- Ke depan, sudah direncanakan rute baru internasional, yaitu:Korea Selatan (MDC-ICN) Oktober 2025- Hongkong (MDC-HKG) Desember 2025- Taiwan (MDC-TPE) Januari 2026 – Filipina (MDC-MNL)
Tahun 2026 Melaksanakan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara.
Sampai saat ini, sudah dilaksanakan GPM pada lebih kurang 81 titik.
Pemerintah Provinsi juga telah melaksanakan dan mendukung beberapa kegiatan Swasembada Pangan, seperti jagung (panen di Pandu, Manado) dan padi (panen di Minahasa dan Bolsel).
Swasembada Pangan ini tentunya merupakan salah satu wujud prioritas Pemerintah Provinsi guna mendukung program Pak Presiden, baik peningkatan kesejahteraan Petani, juga mendukung kesuksesan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) di Sulawesi Utara.
Terkait Pelaksanaan MBG, saat ini di Sulawesi Utara telah ada 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif dan pada desember nanti, ditargetkan total ada 50 SPPG terbentuk, dimana ini tentunya masih jauh dari total keseluruhan 226 SPPG.
Ini perlu kita dukung dan akselerasi di tahun-tahun mendatang.
Kemudian, perihal Sekolah Rakyat yang menjadi program Bapak Presiden, di Sulut kita telah memiliki 2 Sekolah Rakyat, yaitu SRMA 44 di Desa Tampusu dan SRMP 21 Manado di Sentra Tumou Tou Paal IV.
Kiranya, dengan hadirnya sekolah rakyat ini, ke depan kita semua dapat terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mendukung pembentukan sekolah-sekolah rakyat berikutnya, sekaligus mengoptimalkan Sekolah Rakyat yang telah berjalan.
Pada bulan Agustus 2025, atas kerja sama Pemerintah Provinsi bersama Pemkab Minut dan PLN, Listrik di Pulau Gangga dan Talise bisa ada dan di nikmati masyarakat pulau selama 24 jam.
Pemerintah Provinsi juga belum lama ini menerima penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Layanan Kesehatan dan Pemberian Gizi Anak, yang secara simbolis langsung diberikan oleh Menteri Kesehatan RI di Jakarta.
Tentunya dari capaian positif yang saya sampaikan dan yang kita raih, semata-mata bukanlah kerja perorangan maupun kelompok namun merupakan hasil atas komitmen dan kerja bersama kita semua.
Adapun program yang sedang berproses, baik itu Program/Kebijakan strategis Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi, kiranya dapat didukung dan sukseskan oleh seluruh pihak, baik stakeholder pembangunan Pemerintah, DPRD, sektor swasta, akademisi, tokoh masyarakat, dan seluruh rakyat Sulawesi Utara.
