Airmadidi — Angka kematian akibat kecelakan lalulintas (Lakalantas) di Minahasa Utara (Minut) cukup tinggi.
Dari data yang berhasil dirangkum, dalam tiga bulan terkair yakni di bulan Juni, Juli, Agustus tahun ini, tercatat sudah 40 kasus lakalantas yang terjadi.
Kasus tersebut sedikitnya telah mengakibatkan 17 korban meninggal dunia, dengan kerugian mencapai Rp425 juta. Demikian diungkapkan Kasat Lantas Polres Minut AKP Nugrahadi Kusuma SIK, Selasa (22/9/2015).
“Sesuai data yang kami miliki dan kami pelajari, tingginya angka kecelakaan di Minut banyak disebabkan oleh human eror. Banyak korban yang dalam kondisi lelah, ngantuk, dan mabuk sehingga mereka seringkali tidak konsentrasi dalam berkendara sehingga menyebabkan kecelakaan,” urainya.
Kusuma mengingatkan pengendara agar dapat memperhatikan diri dan kesiapan motor sebelum berkendara. “Pikirkanlah keselamatan kita, dan keluarga yang menunggu kita di rumah,” pesannya. (Finda Muhtar)
