Berita Utama

“Final Berarti Selesai dan Tidak Ada Lagi Babak Baru”

 

Yanny Raintung
Yanny Raintung

 

Tondano – Adanya berbagai aksi yang mencoba merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dasar negara Pancasila menuai reaksi spontan dari segenap komponen anak bangsa. Statement FINAL dan HARGA MATI menjadi tiga kata yang paling sering ditemui dari setiap aksi bela negara.

Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Yanny Raintung SE berpendapat bahwa Pancasila itu sudah final dan pertandingannya sudah selesai. Jadi tidak perlu ada lagi babak baru dengan rupa-rupa alasan yang ujung-ujungnya ingin mengganti dasar negara yang setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila.

“Pancasila adalah roh dari kokohnya NKRI. Kita sudah melewati masa-masa kelam saat peristiwa Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia tahun  1965 dan bahkan hal serupa sebelumnya sudah pernah terjadi. Akan tetapi Pancasila telah membuktikan ketangguhannya, jadi buat apa ditawar lagi dengan ideologi lain,” katanya.

Kepada BeritaManado.com, Kamis (1/6/2017), Politisi Partai Golkar Minahasa ini mengatakan bahwa untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, maka seluruh komponen anak bangsa harus menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila itu dalam setiap profesi pekerjaan yang digeluti, termasuk sebagai wakil rakyat. (frangkiwullur)

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara