AMURANG – Persoalan belum direalisasikannya dana bagi sejumlah proyek pemerintah di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Diknaspora) Kabupaten Minahasa Selatan(Minsel), yang bersumber dari dana DAK tahun 2010 tersebut, nampaknya para legislator yang gedung putih DPRD Minsel tidak tinggal diam.
Buktinya legislator Komisi II Dekab Minsel, Gino Franco Rumokoy dan Andries Rumondor saat menghubungi beritamanado hari ini, mengatakan bahwa pihaknya tetap memberikan solusi terbaik berdasarkan hasil konsultasi dengan pihak kementerian beberapa waktu lalu.
“Berdasarkan hasil konsultasi tersebut, kami menyarankan kepada setiap
kontraktor yang masih ada tagihan di Pemkab Minsel, agar mengubah masalah pidana ini menjadi kasus perdata, namun harus dilaporkan ke pengadilan saja,” ujar keduanya.
Lanjut mereka, dengan dasar itulah Pemkab harus membayar utang yang
dimaksud tersebut. “ Dengan keputusan pengadilan, bisa menguatkan Pemkab untuk membayar tagihan itu,” ujar mereka lagi.
Ditempat terpisah sejumlah kontraktor yang dimotori Meity Tuela saat menghubungi beberapa wartawan biro Minsel mengemukakan bahwa pihaknya akan melakukan demonstrasi damai di kantor Bupati Minsel.
“Aksi demo ini kami akan menuntut pembayaran proyek DAK 2010 tersebut,” ujar Tuela. (is)
