Mitra

Disnakertransos Akui Kelalaian Proses Tender

Ratahan – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Mitra selaku instansi yang menangani proyek transmigrasi dari pemerintah pusat, melalui Kepala Dinas Drs Robby Sumual memberikan penjelasan.

Kepada BeritaManado.com, Kadis Nakertransos ini menjelaskan, ditariknya anggaran sebesar Rp 1 miliar lebih untuk pekerjaan jembatan dan jalan poros Desa Wioi-Nasaret itu memang karena proses tender yang sedikit terlambat.

Hanya saja sebenarnya masalah tersebut lanjut Sumual tak sepenuhnya lantaran keterlambatan tender. Dimana oleh pemerintah pusat kemungkinan besar pasca kenaikkan BBM melihat kebutuhan yang ada sehingga kemudian menarik kembali sebagian proyek APBN yang belum dikerjakan di daerah untuk keperluan nasional.

“Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian soal masalah ini. Dan oleh pemerintah pusat memastikan pembangunannya diupayakan masuk dalam APBN Perubahan, paling tidak jika tahun ini belum terakomodir masuk dalam pembangunan tahun 2014,” jelas Sumual. (rulan sandag)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara