Kota Bitung

Cegah Trafficking, Puspikta Bitung Bangun Rumah Aman

BITUNG — Masalah perdagangan manusia atau lebih dikenal dengan sebutan trafficking yang mengorbankan kaum hawa tetap menjadi perhatian LSM Pusat Penanggulangan Informasi KDRT, Trafficking dan Perlindungan Anak (Puspikta) Kota Bitung.

Buktinya, salah-satu program untuk pemberian informasi dan penanggulangan masalah-masalah trafficking, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan cabul terhadap anak dibawah umur adalah membangun “Rumah Aman” bagi warga korban trafficking, KDRT dan perlindungan anak.

“Rumah aman ini sangat penting untuk mencegah kasus-kasus trafficking, KDRT dan percabulan anak dan ini sudah mendapat respon positif dari sejumlah srikandi di DPRD Kota Bitung,” kata Ketua LSM Puspikta Kota Bitung, Merry Supit, Selasa (19/04).
Supit sendiri merasa bangga karena anggota DPRD Kota Bitung seperti, Shirley Pangau SH, Sumisan Sundana SE dan Greity Mandey berjanji  untuk menindaklanjuti program rumah aman tersebut.

ADVERTISEMENT

“Terutama rencana ini juga akan dicoba bekerja sama dengan pihak swasta yang peduli sehingga program bisa terlaksana dan didukung oleh masyarakat Bitung,” tambahSupit.

Sementara itu menurut Pangau, kendati masih rencana dan baru saja diajukan oleh Puspikta, namun dirinya akan meneruskan ke pimpinan DPRD dan eksekutif. (en)