
Penulis: Sri Surya
Berlien Mamesah yang akrab disapa Bas, menyatakan komitmennya untuk membangun Desa Liba menjadi desa yang sejahtera, mandiri, dan modern melalui berbagai program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Berlien yang mencalonkan diri sebagai Hukum Tua Desa Liba di Kecamatan Tompaso, Minahasa ini menegaskan bahwa visinya adalah “mewujudkan masyarakat Desa Liba yang sejahtera, mandiri, dan modern melalui optimalisasi ekonomi kerakyatan serta peningkatan pelayanan sosial yang responsif”.
Ia menekankan bahwa langkah tersebut bukan sekadar wacana, melainkan akan diwujudkan melalui kerja nyata di berbagai sektor.
“Saya ingin merealisasikan ide-ide untuk kemajuan desa. Ini bukan sekadar janji, tetapi kerja nyata untuk masyarakat,” ujar Berlien, Selasa (5/5/2026).
Fokus pada Transformasi Ekonomi dan Sosial
Untuk mencapai visi tersebut, Berlien mengusung sejumlah misi strategis, di antaranya transformasi ekonomi melalui penguatan UMKM dan sektor pertanian, serta harmonisasi sosial dengan melestarikan budaya mapalus (gotong royong).
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pelayanan sosial yang cepat dan tepat sasaran, termasuk layanan kesehatan dan jaminan sosial bagi warga.
“Saya ingin merangkul seluruh masyarakat tanpa perbedaan, karena pembangunan desa harus dilakukan bersama,” tambahnya.
Program Prioritas: Digitalisasi hingga Kesehatan
Berlien memaparkan sejumlah program unggulan yang akan dijalankan, mulai dari pemasangan WiFi gratis dan CCTV di titik strategis desa, hingga digitalisasi layanan administrasi untuk mempercepat pelayanan kepada warga.
Di sektor ekonomi, ia menargetkan pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan bantuan modal, serta penguatan kelompok tani dengan penyediaan bibit, pupuk, dan alat pertanian.
Sementara di bidang sosial, program seperti pengadaan ambulance desa 24 jam, santunan dana duka, serta revitalisasi karang taruna menjadi perhatian utama.
Tak hanya itu, Berlien juga telah mulai menginisiasi program gotong royong pembangunan rumah layak huni bagi warga serta mendorong pembuatan BPJS Kesehatan mandiri dan asuransi kesehatan serta jiwa bagi masyarakat.
Komitmen Kerja Nyata
Pria kelahiran Tompaso tahun 1979 ini menyebut keputusannya maju pada tahun 2026 didorong oleh niat pribadi serta dukungan kuat dari keluarga dan sahabat.
Dengan latar belakang pendidikan SMK jurusan akuntansi, Berlien optimistis mampu membawa perubahan bagi Desa Liba.
“Berdoalah sebelum mengambil keputusan, karena pilihan yang diambil akan menentukan arah desa delapan tahun ke depan,” ujarnya.
