Berita Utama

Balas Jasa Wajib Bagi Seorang Anak

Youla Lariwa (kanan) Saat Mendampingi Ibunda Meniup Lilin Kue Ulang Tahun
Youla Lariwa (kanan) Saat Mendampingi Ibunda Meniup Lilin Kue Ulang Tahun

Tondano – Sehebat-hebatnya seorang anak, namun dia tidak bisa menanggap rendah otangtuanya. Meski dari segi tingkat pendidikan sang anak lebih unggul, nanun air susu ibu yang memberikan kehidupan tak bisa dibandingkan dengan apapun. Maka balas jasa kepada orangtua bagi seorang Youla Lariwa adalah wajib hukumnya.

Menurut Ketua Perkumpulan Pemuda Tondano (PPT) Jakarta ini pengorbanan seorang ibu tidak bisa disandingkan dengan uang, mobil dan rumah baru. Itu terlalu sesikit nilainya jika dibandingkan dengan jasa seorang ibu sejak dalam masa mengandung hingga menjadi orang sukses.

Kalau mengingat masa kecil dahulu, dimana kenakalan yang dilakukan sering menyakiti hati orangtua khususnya sang ibu, Youla mengaku terkadang dirinya tak bisa menahan linangan air mata. Perasaan sedih bercampur bahagia, semuanya campur aduk dalam satu perasaan.

“Sehak peneliharaan masa kecil, sekolah serta kuliah, saya selalu bergantung kepada orangtua untuk minta uang jajan sekolah. Kini dengan kesuksesan yang Tuhan perkenankan kepada saya, maka tidak ada salahnya untuk menyenangkan hati orangtua meski hanya dengan menggelah hajatan mama,” ungkap Youla.

Sabtu (19/3/2016) hari ini, Youla bersama seluruh keluarga besarnya menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 ibunda tercinta Elsye Lies Mantik di rumah kediamannya kompleks Gereja GMIM Alfa Omega Kelurahan Tounkuramber Kecamatan Tondano Barat.

Acara yang berlangsung cukup meriah ini turut dihadiri oleh tamu-tamu istimewa diantaranya Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang bersama isteri Jashinta Paat, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua di Jakarta Pdt Jimmy Tampi, serta tamu undangan lainnya.

Namun demikian Youla juga tak mengabaikan orang lain. Dia juga mengundang tetangga, pimpinan jemaat gereja setempat hingga aparat pemerintahan di Kelurahan Tounkuramber sendiri untuk berbagi cukacita bersama-sama.

“Penyelenggaraan pesta ini bukan pamer harta kekayaan atau materi. Namun lebih dari bagaimana seorang anak memberikan yang terbaik untuk orangtua. Lagipula apa yang saya miliki saat ini juga tak lepas dari peran dan didikan orangtua di masa lalu,” tantas Youla. (frangkiwullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara