Politik dan Pemerintahan

Bakal Calon Bisa Terganjal “Gizi”

Manado – Dari pantauan Beritamanado, keinginan untuk dicalonkan atau mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota atau bupati bahkan gubernur nampak ramai di masyarakat. Sebagai contoh untuk posisi calon walikota maupun wakil walikota Manado yang mendaftar di PDI-Perjuangan saja tidak kurang dari 23 orang.

Belum lagi bakal calon yang akan mendaftar di partai Golkar, partai Demokrat, partai Gerindra, gabungan partai maupun calon independen. Dibalik antusiasme warga masyarakat yang ingin “tampil” sebagai pemimpin, nampaknya faktor keuangan perlu perhatian khusus. Ya, keuangan boleh dikata penting atau faktor penentu. Sekarang ini, keuangan sering diplesetkan sebagai “Gizi.

Bagaimana seorang bakal calon akan bertarung jika tidak disertai dengan gizi yang sehat. Para pengamat pilkada menafsirkan gizi sebagai biaya politik.

ADVERTISEMENT

“Tidaklah mungkin sebuah perhelatan besar, ajang kampanye kalau kemudian tidak memerlukan biaya”, ujar Rein, seorang pengajar di perguruan tinggi. Jadi, untuk mencapai tujuan politik yakni sebagai orang nomor satu di lembaga pemerintahan, bakal calon juga harus sehat gizinya. CHRISTY  MANARISIP