Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Politik dan Pemerintahan
Jul 30, 2010

Cagub Sulut, Vonnie Anneke Panambunan (Foto BM)
MANADO - Calon Gubernur Sulut yang diusung Pargab, Vonnie Anneke Panambunan mengeluarkan pernyataan menggemparkan. Dirinya mengaku telah memberi uang kepada lima anggota KPU Sulut melalui salah-satu anggotanya, Rivai Poli. Pengakuan ini sementara ditindaklanjuti Panwaslukada.
Ketua Panwaslukada Sulut, Helda Tirajoh SH kepada sejumlah wartawan, Kamis (29/07) membenarnya adanya isu suap kucuran dana tersebut.
“Sesuai laporan yang kami terima langsung dari VAP dan tim pemenangan, semua anggota KPU telah diberi uang melalui oknum anggota KPU Rivai Poli di Jakarta beberapa waktu lalu. Kami sedang mengkaji laporan ini dan dalam waktu dekat akan kami umumkan,” ujar Tirajoh.
Sementara dari gedung cengkih. Wakil Ketua DPRD Sulut Athur Kotambunan kepada wartawan mengatakan, kasus isu suap VAP terhadap KPU Sulut harus ditindaklanjuti dan bisa dibawa ke jalur hukum untuk membuktikan kebenaran isu suap ini. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Kota Manado
Jul 30, 2010

Personil PKS di Dekot Manado, Syarifudin Saafa ST (Foto Beritamanado)
MANADO – Personil Dewan Kota Manado, Syarifudin Saafa ST memiliki kepedulian tinggi terhadap proses Pemilukada di Sulawesi Utara. Menurutnya, para calon tidak boleh hanya mengejar target menang, namun juga kemenangan haruslah didapatkan dengan cara terhormat dan bermartabat.
“Money politik sangat merendahkan martabat orang, ibaratnya suara kita sudah dibeli, sehingga jika menang mereka tidak lagi berbeban untuk masyarakat. Saya himbau kepada semua calon untuk tidak melakukan tindakan tidak terpuji ini,” tutur, Bung Syarif, kepada BM, Jumat (30/07) pagi.
Legislator vokal ini juga menyoroti sepak terjang rekan-rekannya di gedung rakyat yang semenjak masa pemilukada sering tidak hadir menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Kebanyakan anggota dewan lebih sibuk menjadi tim sukses jagoannya masing-masing.
“Bekerja untuk kemenangan calon yang diusung partai adalah wajib, namun kepentingan rakyat harus diutamakan. Lihat pembahasan APBD perubahan hingga sekarang molor, ditambah lagi Penjabat Walikota Robby Mamuaja terkesan banyak kesibukan lain, padahal pembahasan ini harus segera diselesaikan,” tegasnya lagi.
Pantauan beritamanado di gedung Dekot Manado kemarin hingga hari ini, hampir semua ruangan komisi tidak berpenghuni. Hanya terlihat beberapa anggota dewan saja. “Biasa kan ini lagi masa kampanye, jadi teman-teman lain lagi sibuk diluar,” terang Henky Lasut, personil dekot dari Partai Hanura. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Politik dan Pemerintahan
Jul 30, 2010

Tetty Paruntu
MINSEL – Mendekati hari pencoblosan, Tetty Paruntu kembali menghimbau kepada para simpatisan, pendukung, dan tim sukses PANTAS khususnya, dan seluruh warga Minsel calon pemilih pada umumnya, untuk ikut menjaga pemilukada pada Selasa 3 Agustus nanti.
“Kami sudah membentuk tim anti kecurangan pemilukada Minsel yang akan bekerja dengan sangat teliti, waspada, dan hati-hati,” kata Tetty Paruntu, kandidat terkuat versi berbagai lembaga survei.
“Walau demikian, kita tetap harus waspada dengan segala kemungkinan. Jangan sampai suara rakyat yang jujur dimanipulasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tambah calon bupati dari Partai Golkar ini usai kampanye akbar di lapangan Pondang, Amurang (28 Juli 2010).
Karena itu, Tetty juga berpesan kepada seluruh warga Minsel yang akan memilih nanti supaya setelah mencoblos tidak langsung pulang melainkan ikut mengawasi proses penghitungan suara hingga tuntas. Setiap warga Minsel, dengan kesadaran penuh, diimbau untuk “menyelamatkan” suaranya agar tidak sia-sia. Khusus untuk pendukung PANTAS No.5, seruan untuk mengawasi proses pencoblosan hingga penghitungan suara sangat ditekankan.
“Sampai sejauh ini PANTAS selalu mendapatkan suara teratas dalam setiap survei. Dan, ini pertanda kemenangan hampir di tangan. Jadi, kita harus bekerja keras selamatkan kemenangan tersebut,” tegas Tetty yang di pemilukada berpasangan dengan birokrat andal Sonny F. Tandayu.
Adalah Profesor DR. Ir. Lucky W. Sondakh MEc, yang menyampaikan kekhawatiran akan adanya kemungkinan pihak-pihak tertentu tengah menyiapkan strategi curang dalam pemilukada di Minsel. Dalam tengara Profesor Lucky, kontestan pemilukada banyak yang percaya dengan peran H-2 (gerilya strategi dua hari sebelum pencoblosan).
“Sepertinya, teori-teori ‘ilmu ruci’, yang sangat tidak terpuji, untuk ‘memanipulasi dan mengorupsi’ suara rakyat melalui ‘ruci-ruci’ di TPS dan berita acara. Melalui konspirasi antara para saksi, petugas, dan pengawas TPS sampai pada proses penghitungan,” ungkap Profesor Lucky di menu komentar BeritaManado.com (10 Mei 2010).
“Di sana bisa terjadi ‘pasar lelang’ untuk menjual-belikan ‘nurani’ para pemilih… Torang samua di Minsel tidak boleh menafikan bahwa para tim sukses kontestan sedang merancang strategi H-2. Strategi yang tidak terpuji dan mengobrak-abrik bukan saja sistem dan nilai demokrasi. Tetapi, mereka mengorupsi dan memanipulasi ‘nurani’ masyarakat. Dan, inikah yang harus kita wariskan ke generasi mendatang? Mendapatkan ‘penguasa-penguasa’ yang dihasilkan dari pola berpolitik praktis yang menganut ‘ilmu ruci?” ungkap
mantan Rektor Unsrat (2004-2008) ini dengan nada prihatin.
“Kami menyadari sinyalemen kecurangan seperti disampaikan Profesor Lucky Sondakh itu sangat mungkin terjadi. Kami ikut prihatin tentunya. Jadi, kita harus siap mengantisipasi dan cegah bersama-sama. Kita harus selalu waspada, tetap awasi, catat semua hal dengan teliti, karena itu bagian dari kontrol masyarakat atas penyelenggara pemilukada,” tukas Tetty Paruntu sembari mengucapkan selamat menggunakan hak pilih.[]
**
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Politik dan Pemerintahan
Jul 30, 2010

Winda Nathalia Titah (foto beritamanado)
Manado – Windah Titah, personil Komisi IV bidang kesejahteraan rakyat (Kesra) DPRD Provinsi Sulut, menghimbau agar dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan tenaga honorer (Honda) untuk tahun 2010 harus benar-benar didasari kualitas dari masing-masing calon.
Khusus Honda, dikatakan politisi Barnas ini, jika sudah masuk di database diharapkan jangan diganti lagi, karena hal ini bisa memicu konflik.
“Apabila sudah masuk di database, diharapakan supaya tidak ada lagi perubahan. Sebab hal ini bisa memicu konflik. Pengalaman waktu lalu, meskipun sudah tercatat sebagai tenaga honorer dan sudah bekerja selama beberapa tahun, tapi ketika ada penerimaan CPNS yang dikhususkan bagi tenaga Honda namanya tidak keluar. Lebih para lagi, ketika diumumkan terdapat beberapa nama yang baru saja bekerja beberapa bulan diloloskan. Dan ternyata, terindikasi ada permainan. Hal-hal inilah yang harus diantisipasi oleh pemerintah terutama BKD,” ulas Titah.
Lanjutnya lagi, untuk meminimalisir supaya tidak terjadi penyimpangan atau pergantian tenaga honorer, BKD Provinsi maupun kabupaten/kota mengumumkan kepada public bahwa nama-nama inilah yang sudah masuk di data base sebagai tenaga honorer.
“Alangkah baiknya BKD mengumumkan kepada public siapa-siapa yang sudah tercatat di data base sebagai tenaga honorer. Agar supaya mereka tidak bertanya-tanya,” tegasnya, sembari menambahkan, penerimaan Honda tahun ini diharapkan bisa berjalan sesuai mekanisme supaya tidak terjadi permasalahan.(IS)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Politik dan Pemerintahan
Jul 29, 2010

Anggota Dekot Manado, Drs Henky Lasut (Foto Beritamanado)
MANADO - Pemilukada tanggal 3 Agustus 2010 tinggal beberapa hari lagi. Suhu politik di daerah ini semakin tinggi termasuk perlakuan tidak menyenangkan dari oknum-oknum tertentu yang merusak baliho calon.
Hal ini mendapat perhatian dari anggota Dekot Manado,Drs Henky Lasut. Menurut personil Partai Hanura ini, sukses pemilukada tidak hanya tanggung-jawab pemerintah namun juga dibutuhkan peran aktif masyarakat.
“Pemerintah hanya memfasilitasi, sukses pemilukada sangat ditentukan oleh masyarakat sendiri,” ujar Lasut, kepada BM, Jumat (30/07) pagi.
Lasut menghimbau agar warga yang sudah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS memberikan suara. Hal ini untuk menjamin legitimasi pemimpin yang terpilih.
“Jika partisipasi masyarakat rendah atau tidak mencapai 50 persen maka akan sangat berpengaruh terhadap legitimasi calon kepala daerah yang menang,” tegasnya lagi.
Sementara untuk pengrusakan baliho yang kerap terjadi belakangan ini, Lasut menghimbau bagi calon yang balihonya dirusak agar tetap tenang. “Tidak usah terlalu ditanggapi, apalagi tidak ada yang tahu pelakunya siapa, tapi kalau memang kedapatan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Bisnis dan Ekonomi
Jul 29, 2010

Anggota Deprov Sulut, Teddy Kumaat SE
MANADO – Konversi minyak tanah yang diusahakan pemerintah pusat mendapat penolakan masyarakat. Sering terjadinya ledakan tabung gas elpiji menjadi hal yang menakutkan bagi warga karena sangat mengancam keselamatan.
Bebarapa warga yang dimintai tanggapan beritamanado mengenai konversi minyak tanah ke penggunan gas mendapat respon berbeda. Sebagian setuju namun lebih banyak yang menolak terutama ibu-ibu rumah-tangga.
“Jika tujuannya bagus, saya setuju-setuju saja, namun banyak kejadian ledakan tabung gas membuat kami takut,” ujar Erna Santi, warga Paal Dua, kepada beritamanado, Kamis (29/07) pagi.
Hal senada diungkapkan personil Komisi II DPRD Sulut, Teddy Kumaat SE. Menurut Teddy kekuatiran masyarakat untuk menggunkan tabung gas adalah sesuatu yang wajar.
“Kekuatiran mereka itu wajar, pemerintah harus mengantisipasinya dan mengambil langkah-langkah yang lebih baik. Tabung bocor menjadi masalah serius yang harus diatasi sehingga butuh jaminan dari pemerintah” ujar mantan Wakil Walikota Manado ini.
Diketahui, sebagian warga Manado menolak dibagikan tabung elpiji gratis dari pemerintah. Masyarakat masih trauma banyak kejadian ledakan tabung gas di pulau Jawa. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Kota Manado
Jul 29, 2010

Sekretaris Dewan Kota Manado, Drs Denny Mandagi (Foto Beritamanado)
MANADO - Sekretaris Dewan Kota Manado, Drs Denny Mandagi kepada sejumlah wartawan, Rabu (28/07) mengatakan, terhitung bulan Januari sampai bulan July ini, anggota DPRD Manado telah menggunakan dana perjalanan dinas dewan sebesar Rp 3 miliar dari alokasi SPPD di APBD Manado senilai Rp 5 miliar.
Memurut birokrat murah senyum ini, setiap anggota dewan diberi jatah 12 kali dalam setehun melaksanakan perjalan dinas. “Hingga bulan ini mereka sudah melaksanakannya sebanyak 7 kali,” ujar Mandagi.
Lagi menurut Mandagi, setiap anggota dewan yang melakukan perjalanan dinas mendaptkan anggaran Rp 7 juta, sementara khusus pimpinan dewan jumlahnya lebih besar.
Namun Mandagi enggan menjelaskan lebih jauh jika ada anggota dewan yang menerima dana kemudian tidak melaksanakan perjalanan dinas. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Kota Manado
Jul 29, 2010

Yongkie Limen - Marieta Kuntag Saat Debat Calon Beberapa Waktu Lalu (Foto Beritamanado)
MANADO – Rapat umum, kampanye calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, Yongkie Limen – Marieta Kuntag di Lapangan Maesa, Perkamil, Rabu (28/07), dihadiri ribuan massa. Calon Wakil Walikota, Marieta Kuntag berjanji jika mereka terpilih akan memberikan pendidikan gratis bagi masyarakat terutama anak-anak kurang mampu.
“Jika kami diberi kesempatan memimpin Kota Manado, pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas pembangunan, kami akan memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak kurang mampu, jadi tidak ada lagi anak-anak kita yang putus sekolah!!” teriak Kuntag saat berorasi, disambut tepuk tangan riuh ribuan massa.
Sementara calon walikota Yongkie Limen yang berlatar belakang pengusaha dalam orasi politik berjanji siap menciptakan lapangan pekerjaan kepada warga Manado melalui sektor pariwisata, perdagangan dan investasi.
Carol Lahindo, mewakili pendukung Yong-Ma kepada wartawan usai kampanye mengatakan, dukungan masyarakat kepada pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKPB ini, dikarenakan Yong-Ma bisa menjadi solusi peningkatan sumber daya pendidikan dan kesehatan masyarakat.
“Kami percaya dengan janji-janji mereka, karena pasangan ini adalah figur yang memiliki mental yang baik, mereka tidak bercacat, pasti program pendidikan dan kesehatan gratis akan direalisasikan,” ujar Carol. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Politik dan Pemerintahan
Jul 28, 2010

Kantor Deprov Gorontalo, Berjarak 14 Kilometer dari Pusat Kota
MANADO - Kalangan masyarakat menilai Kantor DPRD Sulut di Kelurahan Sario sudah saatnya dipindahkan ke lokasi lain dipinggir Kota Manado. Kota Gorontalo bisa dijadikan contoh pengaturan tata ruang yang baik membangun Kantor Gubernur dan Kantor Deprov di pinggiran kota.
Seperti halnya pendapat dari Harlan Tumuju, warga Malalayang, keberadaan beberapa kantor pemerintahan termasuk kantor DPRD Sulut yang tidak jauh dari pusat kota sudah tidak memadai lagi.
“Saya mengusulkan kepada pemerintah agar kantor Deprov bisa dipindahkan ke lokasi pinggiran kota atau diluar kota Manado. Kantor ini kan sudah tua, jadi bisa dibuat kantor dewan yang baru. Contoh kota Gorontalo dimasa Gubernur Fadel Muhammad, dibangun kantor gubernur dan kantor DPRD yang baru didaerah pinggiran kota,” ujar Harlan kepada beritamanado, Rabu (28/07) sore.
Pihak Sekretariat DPRD Sulut melalui Kabag Humas dan Protokoler, Izak Rey kepada wartawan tidak menampik rencana pembangunan kantor dewan yang baru. Namun pemindahan kantor masih akan dipertimbangkan karena pihak Pemprov belum mendapatkan lahan yang tepat untuk pembangunan gedung wakil rakyat, meski dalam APBD 2010 telah disediakan dana Rp 1 miliar untuk design dan perancangan Kantor Deprov Sulut yang baru. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Bisnis dan Ekonomi
Jul 28, 2010

Cengkih
MANADO – Para petani cengkih tidak usah kuatir akan kondisi politik regional saat ini. Harga emas coklat sudah semakin membaik bahkan bisa menembus harga diatas Rp 50 ribu. Membaiknya harga cengkih disebabkan banyaknya permintaan dari negara-negara luar.
Hal ini diutarakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Sanny Parengkuan kepada wartawan baru-baru ini. Menurutnya, cengkih tidak hanya menjadi komoditas yang diperlukan pasar dalam negeri, namun juga permintaan luar negeri cukup banyak.
“Pemerintah membuka seluas-luasnya akses pasar luar negeri, bahkan negara Singapura telah membeli cengkih dari kita dengan kisaran harga Rp 62 ribu,” jelasnya.
Lanjut menurut Parengkuan, masih ada beberapa negara lain yang akan membeli cengkih dengan harga lebih tinggi namun terkendala kontinuitas produksi. Pemerintah sedang mencari cara untuk memenuhi permintahan tersebut mengingat produksi cengkih hanya sekali dalam setahun bahkan untuk panen raya biasanya hanya sekali dalam tiga tahun. (JRY)