BITUNG — Rupanya instruksi dari Walikota Bitung untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), belum dijalankan semua aparat kelurahan. Buktinya, sikap masa bodoh dan cuek terhadap masalah Siskamling ditunjukan Lurah Wangurer Barat, Kecamatan Madidir yang belum juga mengaktifkan apa yang diistruksikan Walikota Bitung tersebut.
Padahal warga di Kelurahan Wangurer Barat tepatnya kompleks Perum Cliffort dan SMP Negeri 12, sering mengeluhkan banyak terjadi kehilangan seperti motor, HP dan barang lainnya, bahkan pelemparan kendaraan. Belum lagi karena tak ada pos kamling, maka pangkalan ojek sering dijadikan tempat mangkal anak muda sambil mengkomsumsi miras.
”Warga di Perumahan Cliffort sendiri tidak peduli dengan kemanan lingkungannya, bagaimana kami sebagai lurah bisa berbuat,” kata Lurah Wangurer Barat, Rocky Bawotong.
Malah Bawotong terkesan masa bodoh bahkan berbalik menuding masyarakat Perum Cliffort yang tidak peduli dengan Siskamling. Padahal sudah diberikan informasi bahwa kompleks perumahan itu rawan terjadi gangguan kamtibmas karena tidak adanya pos kamling dan warga tidak pernah dikoordinir. Apalagi koordinasi atau kerjasama dengan Kelurahan Girian Indah, namun Bawotong terkesan masa bodoh.
Menanggapi sikap Bawotong tersebut, Sekkot Bitung Edison Humiang, yang
berpendapat seharusnya setiap informasi dan laporan warga itu diterima baik dan dicek untuk dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.
“Saya akan panggil Lurah Wangurer Barat, dan menanyakan kenapa dirinya bersikap demikian,” tukas Humiang. (en)
