MANADO – Puluhan sopir Bus Rapid Trans (BRT) melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Kota Manado, Senin (25/7) siang tadi. Mereka mempertanyakan nasib mereka yang belum jelas atas pekerjaan mengoperasikan angkutan massal yang telah dikelolah Perum DAMRI ini.
“Kami mempertanyakan kontrak kerja agar diperjelas oleh pemerintah dan Perum DAMRI,” ujar Ronny Kaawoan, koordinator aksi, sambil menambahkan keberatan mereka perihal pengoperasian BRT yang lebih sering disewakan kepada masyarakat umum.
Aksi demonstrasi diterima Benny Parasan, Lili Binti serta anggota dewan lainnya. Parasan berjanji dalam waktu dekat akan memanggil pihak pemkot dan Perum DAMRI. (me)
