
Penulis: Tim Redaksi
JAKARTA – Komitmen untuk memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045 terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor. Delegasi Ikatan Alumni Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 119 “Kolaborasi” Lemhannas RI menyerahkan dua buku strategis kepada Deputy Pendidikan Pimpinan Nasional (PPNK) Lemhannas RI.
Kunjungan kehormatan yang berlangsung pada Selasa, 26 Agustus 2026, tersebut sekaligus menjadi momentum penyerahan Buku Tugas Akhir bertajuk “Kerangka Kebijakan Nasional” dan buku “Kolaborasi untuk Ketahanan Bangsa” di Kantor Deputy PPNK, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.
Penyerahan kedua naskah tersebut merupakan wujud pertanggungjawaban akademis, moral, sekaligus tindak lanjut kolaboratif para alumni setelah menyelesaikan seluruh rangkaian program PPNK Lemhannas RI. Langkah ini sejalan dengan komitmen alumni untuk terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan nasional dan mendukung pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045.
Penyerahan Karya Strategis Berbasis Ekosistem Kolaboratif
Buku Tugas Akhir yang diserahkan berjudul “Kerangka Kebijakan Nasional Penguatan Ketahanan Nasional melalui Ekosistem Kolaboratif Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”.
Karya tersebut merumuskan gagasan komprehensif yang menempatkan nilai kebangsaan sebagai fondasi, kolaborasi sebagai strategi, dan ketahanan nasional sebagai tujuan.
Kerangka kebijakan yang disusun para alumni dan dirangkum oleh Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana, SSi., MM., M.Kom., IPU., ASEAN Eng., diarahkan melalui enam pilar utama implementasi nasional yang saling terintegrasi, yakni:
- Reformasi Tata Kelola;
- Transformasi Infrastruktur;
- Ketahanan Energi dan Sumber Daya Alam;
- Katalis Finansial dan Penguatan UMKM;
- Transformasi Sumber Daya Manusia; serta
- AI dan Digitalisasi Nasional.
Melalui ekosistem kolaboratif tersebut, alumni mengintegrasikan kekuatan multipihak yang terdiri atas unsur pemerintah, organisasi profesi seperti Persatuan Insinyur Indonesia (PII), dunia usaha seperti Asosiasi CEO Mastermind Indonesia (ACMI), sektor keuangan seperti Indonesia Financial Group (IFG), akademisi, industri, pelaku UMKM, masyarakat, hingga media.
Hal ini sejalan dengan arah perjuangan alumni Lemhannas untuk menyumbangkan pemikiran taktis dan strategis demi kemandirian bangsa.
Pertemuan Hangat dan Apresiasi Lemhannas RI
Delegasi PPNK Angkatan 119 dipimpin Wakil Ketua Angkatan, Dr. Ir. Juliant N. Ratuntiga, ST., MM., IPU., ASEAN Eng., IAI., bersama jajaran kepengurusan inti lainnya, yakni:
- Ir. Betty Hariyani, ST., MH., MT., IPM. selaku Sekretaris PPNK Angkatan 119;
- Agung Priambada, SH. selaku Wakil Sekretaris PPNK Angkatan 119;
- Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana, SSi., MM., M.Kom., IPU., ASEAN Eng.;
- Dr. Ir. Anna Ch. Situmorqng, AMd., ST., MT., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng.; serta
- Dr. Ir. Agung Sri Hendarsa, SE., MT.
Rombongan diterima langsung oleh Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet, S.E., selaku Deputy PPNK Lemhannas RI, didampingi Chusnul Chotimah, S.Sos., M.Sc., selaku Direktur Renbangtaplai Lemhannas RI.
Dalam sambutannya, Juliant Ratuntiga menegaskan bahwa karya tulis ilmiah tersebut bukan sekadar tugas akhir program pendidikan, melainkan sebuah dokumen hidup yang diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran nyata bagi para pembuat kebijakan, khususnya sebagai masukan bagi Presiden Republik Indonesia.
Sementara itu, Betty Hariyani mengatakan penyerahan buku tugas akhir tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban akademis sekaligus komitmen sinergi berkelanjutan alumni kepada almamater Lemhannas RI.
“Kami merumuskan solusi konkret atas tantangan polycrisis global, kebocoran devisa, hingga peningkatan kelas bagi pelaku UMKM melalui pendekatan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet memberikan apresiasi atas dedikasi dan kedalaman kajian yang dihasilkan Angkatan 119. Menurutnya, pemikiran segar dan berbasis riset dari para alumni dengan latar belakang profesional sangat dibutuhkan lembaga dalam merumuskan rekomendasi kebijakan nasional kepada pemerintah pusat.
Visi dan Komitmen Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dwiza Riana memaparkan arah visi jangka panjang alumni yang terangkum dalam visi PPNK Angkatan 119 “Kolaborasi”:
“Terwujudnya Ikatan Alumni PPNK Angkatan 119 sebagai jejaring kebangsaan yang solid, kolaboratif, dan berdampak dalam memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, alumni mengusung misi penguatan jejaring lintas profesi, aktualisasi nilai-nilai kebangsaan secara nyata, pembangunan kolaborasi strategis dengan dunia usaha, akademisi, dan media, serta penyusunan rekomendasi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan sosial.
Komitmen tersebut disatukan dalam motto perjuangan angkatan:
“Bersatu dalam Nilai, Berkolaborasi dalam Aksi, Berdampak untuk Negeri.”
Penyerahan buku tugas akhir ini diharapkan menjadi katalis awal bagi program kerja berkelanjutan para alumni di bawah naungan Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas RI.
Para alumni berkomitmen untuk senantiasa hadir sebagai teladan kepemimpinan nasional yang berintegritas sekaligus menjadi perekat persatuan bangsa dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.
