Agama dan Pendidikan

RSUP Kandou Manado Sambut Calon Dokter Spesialis FK Unsrat, Ini Pesan Dirut Starry Rampengan

RSUP Kandou Manado Sambut Calon Dokter Spesialis FK Unsrat, Ini Pesan Dirut Starry Rampengan
Orientasi Pendidikan dan Pelatihan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Satu (PPDS-1) Fakultas Kedokteran Unsrat di RSUP Kandou Manado.

Manado, BeritaManado.com — RSUP Prof Dr R D Kandou Manado menyambut para mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang memulai langkah penting menapaki jenjang pendidikan calon dokter spesialis.

Para mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Satu (PPDS-1) Fakultas Kedokteran Unsrat ini memulai Orientasi Pendidikan dan Pelatihan, Senin (22/9/2025).

Acara ini semakin istimewa karena dibuka langsung oleh Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP.(K), FIHA, MARS.

ADVERTISEMENT

Dengan hangat, Prof Starry berpesan agar para peserta bisa mengikuti orientasi ini dengan sungguh-sungguh.

“Harapan saya, adik-adik boleh mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan boleh selesai dengan baik. Karena dari sinilah akan lahir dokter-dokter spesialis terbaik untuk bangsa,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa materi yang didapatkan selama pelatihan harus diterapkan dalam praktik sehari-hari, karena hal itu akan membentuk karakter seorang dokter spesialis yang baik dan profesional.

Prof Starry mengingatkan, pelayanan terbaik adalah ketika pasien dilayani dengan sepenuh hati.

“Pelayanan prima artinya pasien harus dilayani dengan sungguh-sungguh. Ingatlah, bekerjalah bukan untuk manusia, tetapi untuk Tuhan,” tegasnya.

Perjalanan Panjang Raih Cita-cita

Prof Starry juga menyemangati para peserta untuk berani menghadapi proses pendidikan yang tidak singkat.

Ia meminjam pepatah “di ujung cambuk ada emas” untuk menggambarkan bahwa setiap perjuangan akan membuahkan hasil.

“Kejarlah emas itu, raih cita-cita untuk menjadi dokter spesialis yang berintegritas, berdedikasi, dan berkomitmen,” ujarnya penuh semangat.

Menariknya, pepatah tersebut sangat selaras dengan kondisi saat ini, di mana perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan kedokteran masih menjadi isu hangat.

Prof Starry pun menegaskan bahwa RSUP Kandou berkomitmen penuh untuk mencegah dan menangani kasus bullying sesuai instruksi Menteri Kesehatan.

“Saya tegaskan, pelatihan ini tidak membenarkan adanya bullying. Namun, peserta juga harus bisa membedakan mana yang bersifat mendidik dan mana yang merupakan tindakan perundungan,” jelasnya.

Pembelajaran dan Komitmen Bersama

Dalam orientasi ini, mulai dari Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), hingga Pelayanan Prima merupakan materi wajib yang harus dipahami peserta.

Pengetahuan tersebut akan menjadi modal awal berharga setiap calon dokter spesialis bagi keberhasilan pendidikan dan kariernya.

Adapun acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia, Ns Jimmy Kamagi, MKes.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Manajer Diklat, Dirut RSUP Kandou, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat, dan seluruh peserta.

Ini menjadi simbol janji untuk menjalankan pendidikan dengan penuh kejujuran dan dedikasi.

Dengan bekal ilmu dan integritas yang ditanamkan sejak awal, diharapkan para peserta ini akan menjadi dokter-dokter spesialis yang tidak hanya andal secara medis, tetapi juga berkarakter mulia dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

(***/jenlywenur)