
Minut, BeritaManado.com – Exebisi Friendly Match Baku Rebe Tanah 2018 yang diselenggarakan di Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Minahasa Utara 27-29 Juli 2018 berlangsung begitu sengit.
Ratusan offroader menunjukan keahlian masing-masing dalam mengemudi roda empat berbagai tipe serta menaklukan rintangan Sirkuit Agape Griya sepanjang 1200 meter.
Kegiatan tersebut digelar Polres Minut bekerja sama dengan GORELLA 8463 JO dan TLCI Sulut dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Bhayangkara.
Ketua Panitia Albert Assa, Sabtu (28/7/2018) mengatakan, perlombaan dibagi dalam beberapa kelas, diantaranya kelas utama 1-1000 cc jimny karburator, campuran 1001-2500 cc RWD dan Free For All (FFA).
Pada kelas tambahan, ada Jeep besar standar karburator 1-1000 cc, double cabin SUV 1-3000 cc serta truk FFA.
Untuk speed of road, kelas utama terdiri dari G.2.1 empat silinder 1-1000 cc karburator dan FFA.
Ada juga kelas tambahan campuran 1001-2500 cc.
“Lebih dari 100 offroader mendaftarkan diri karena memang Lomba seperti ini menjadi wadah masyarakat untuk menyalurkan hobi olahraga offroad. Tujuannya untuk mencari bibit-bibit unggul yang dapat diikutsertakan pada kejuaraan daerah bahkan kejuaraan nasional,” jelas Assa.
Sebelumnya pada Jumat (27/7/2018), Exebisi/Friendly Match Baku Rebe Tanah 2018 dibuka langsung Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Minut Linda Pattiwael.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama ikut andil dalam kegiatan seperti ini sehingga bisa memupuk kebersamaan dan solidaritas antar golongan, antar insan, individu, kelompok tertentu untuk kita satukan visi dan misi untuk menjadi anak bangsa yang bisa menjadi contoh tauladan di tengah kehidupan kita bermasyarakat,” ungkap Alfaris.
Kegiatan ini didukung oleh Noldy Luntungan selaku owner Agape Griya dan Penasehat International Offroad (IOF) Minut, Kordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Minut dan Penasehat IOF Minut William Luntungan dan Ketua TLCI Sulut Toni Kandou.
(Finda Muhtar)
