
MANADO – Fenomena sosial yang terjadi di berbagai lini bangsa kita saat ini
seharusnya memicu kreativitas anak negeri dalam menemukan berbagai solusi terhadap problem sosial.
Dengan berbagai persoalan yang muncul baik dalam bidang sosial, pemerintahan, ekonomi, dan lain-lain seakan menjadikan sebuah tren baru dalam dunia pengamat di Indonesia dan merambah sampai di setiap daerah tak terkecuali Sulawesi Utara.
Kepada beritamanado, Senin (10/10) pagi tadi, Drs. N.R Pioh, MSi selaku akademisi Universitas Sam Ratulangi mengkritisi keberadaan para pengamat. Menurutnya, sebagai seorang pengamat harus memegang profesionalisme dalam basic ilmu mereka masing-masing.
“Para pengamat seharusnya melihat pada tingkatan profesionalisme basic ilmu
masing-masing. Misalnya, pengamat ekonomi seharusnya orang-orang yang profesional dalam bidang tersebut. Namun yang terjadi saat ini khususnya di Sulut, banyak pengamat yang rame-rame mendeklarasikan sebagai pengamat politik dan pemerintahan yang sebenarnya basic mereka bukan pada bidang tersebut,” kritiknya.
Lebih lanjut kata Pioh, “sebab argumentasi atau opini yang diberikan oleh
setiap individu kepada masyarakat melalui media akan sangat berdampak pada pemahaman masyarakat,” katanya. (gn)
