Bolmong Raya

Penerapan Prokes Jadi Perhatian di Simulasi Pemungutan Suara Bolsel

Penerapan Prokes Jadi Perhatian di Simulasi Pemungutan Suara Bolsel
Simulasi pemungutan dan rekapitulasi suara digelar KPU Kabupaten Bolsel dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bolsel, BeritaManado.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, Sabtu (21/11/2020) kemarin.

Simulasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), serta Bupati dan Wakil Bupati Bolsel yang melibatkan 200 masyarakat ini digelar di Lapangan Garuda Pinolosian, Kecamatan Pinolosian.

Hadir seluruh komisioner KPU dan Bawaslu Bolsel, Tim Teknis KPU Provinsi Sulut, Kapolres Bolsel, AKBP Yuli Kurnianto, Waka Polres Bolsel Kompol Dadang Suhendra, Danpos TNI Angkatan Laut, Asisten III Setda Bolsel, Rikson Paputungan, dan Camat Pinolosan, Hi Sumitro Paidiko.

ADVERTISEMENT

Simulasi dimulai dari pengambilan sumpah KPPS, pemeriksaan kotak suara, pendaftaran pemilih, pencoblosan, hingga rekapitulasi suara.

Simulasi juga menitik beratkan pada penerapan protokol kesehatan (Prokes), baik kepada petugas KPPS, saksi dan pemilih.

Untuk penyelenggara alat pelindung diri (APD) seperti face shield, masker dan sarung tangan disiapkan KPU, sedangkan untuk pemilih disiapkan sarung tangan dari plastik, dan dianjurkan memakai masker serta membawa alat tulis sendiri.

Kepala Divisi Teknis KPU Bolsel, Fijai Bumulo menjelaskan, dalam pilkada kali ini ada 15 hal baru yang berlaku pada proses pemungutan dan perhitungan suara.

Salah satunya, waktu kedatangan pemilih sudah diatur dalam formulir C pemberitahuan atau undangan.

“Serta ada bilik khusus untuk pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat celsius,” ungkap Fijai Bumulo.

Ketua KPU Bolsel, Stenli Eskolano Kakunsi mengatakan, KPPS sebelum melaksanakan tugas akan melakukan rapid test.

“Kita akan pastikan Pilkada aman dan sehat sehingga warga tidak perlu takut datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara),” kata Stenli Kakunsi.

Sementara Kapolres Bolaang Mongondow Selatan, AKBP Yuli Kurnianto mengatakan, dari segi pengamanan, polres sejak awal dari proses pendaftaran, kampanye, pemilihan, pleno hingga akhir pilkada, tetap akan maksimal.

“Saya berharap penerapan protokol kesehatan tertib dilakukan di semua TPS pada waktunya nanti, serta aman dan damai selalu. Itu saja harapan,” ujar Yuli Kurnianto.

Di lain pihak, Asisten III Pemkab Bolsel, Rikson Paputungan mengatakan, simulasi sangat penting karena gambaran dari yang akan terjadi pada 9 Desember 2020.

Termasuk penerapan protokol kesehatan yang diharapkan dipatuhi semua masyarakat pada hari pencoblosan.

“Pilkada kali ini beda dengan sebelumnya, kita berada pada masa pandemi Covid-19. Jadi untuk protokol kesehatan harus ditekankan berulang ulang kepada masyarakat,” tandasnya.

(Rensa Bambuena)