Kota Bitung

Oknum Lurah Diduga Dalangi Pembalakan Hutan

BITUNG — Sejumlah lurah di Kota Bitung diduga menjadi dalang aksi pembalakan hutan. Buktinya, dari hasil temuan Dinas Agrihut dan Ketahanan Pangan Kota Bitung, aksi penebangan kayu yang dilakukan warga selama ini hanya berdasarkan surat rekomendasi dari pihak kelurahan.

“Dari hasil temuan kami di lapangan, rupanya aksi pembalakan liar yang selama ini mengancam hutan yang ada di wilayah Kota Bitung didalangi oknum lurah yang memberikan surat ijin melakukan penebangan,” kata Kadis Agrihut dan Ketahanan Pangan Kota Bitung, Zulkifly Zulhadji, Kamis (09/05).

Zulkifly mengungkapkan, dugaan keterlibatan sejumlah oknum lurah ini berdasarkan hasil turun lapangan ke seluruh lokasi penampungan kayu yang ada di Kota Bitung. Dimana kelengkapan berkas kayu yang dimiliki sejumlah penampung kayu hanya rekomendasi atau ditandatangani oleh Lurah, tanpa sepengetahuan pihaknya.

ADVERTISEMENT

“Sesuai aturan, jelas itu menyalahi karena kayu yang diklaim hasil dari
perkebunan atau pasini juga harus sepengetahuan kami bukan hanya surat
keterangan asal usul kayu dari kelurahan dan jelas surat-surat terebut ilegal,”
jelas Zulhadji seraya mengaku temuan tersebut sudah dilaporkan ke Walikota
Bitung Hanny Sondakh.

Adapun lokasi hutan yang kini telah dirambah masyarakat berdasarkan rekomendasi lurah adalah Kecamatan Ranowulu yakni Kelurahan Pinasungkulan, Danowudu, Dua Sudara, Karondoran, Apela Satu dan Apela Dua, serta Kelurahan Tandu Rusa Kecamatan Aertembaga. (en)