BITUNG — Pergerakan Negara Islam Indonesia (NII) diduga mulai masuk ke kota Bitung dan mengincar para pemuda dan pemudi kota penghasil ikan ini. Untuk itu, masyarakat kota Bitung diminta untuk waspada dan melakukan pengontrolan terhadap aktifitas para pemuda diluar rumah untuk mencegah jangan sampai ikut menjadi anggota organisasi tersebut.
“Ini harus diperhatikan oleh semua masyarakat. Dan saya minta tiap kepala lingkungan agar mengingatkan para orang tua untuk mengontrol aktifitas anak mareka di luar rumah,” kata Sekkot Bitung, Edison Humiang, Kamis (26/05).
Humiang sendiri meminta, jika ada hal yang mencurigakan, apalagi terkait masalah NII untuk segera melaporkan ke pihak berwajib. Jangan melakukan tindakan sendiri atau main hakim, biarkan pihak berwajib yang menindaklanjuti sesuai dengan proses hukum.
Senada yang dikatakan Humiang, salah satu dosen STIE Petra Kota Bitung, Fanki Runtunuwu juga meminta para orang tua pro aktif mengontrol aktifitas anak-anak mereka diluar rumah. Karena menurutnya, tidak menutup kemungkinan NII sudah ada di kota Bitung dan telah melakukan perekrutan terhadap sejumlah pemuda.
“Memang untuk membuktikan secara mendetail membutuhkan bukti yang akurat karena pergerakan NII ini sangat rapi jadi sangat sulit untuk dilacak. Jadi kami minta agar para orang tua tetap waspada dan lalu mengontrol aktifitas anak-anak mereka,” tukas Runtunuwu.
Lebih lanjut Runtunuwu mengharapkan agar orang tua selalu menjalin komunikasi yang baik dengan anak-anaknya dan tidak segan-segan untuk melakukan pengecekan apa yang aktifitas anak diluar. Bahkan pihaknya meminta tiap orang tua untuk datang ke kampus mengontrol langsung anak mereka, baik kegiatan belajar maupun aktifitas yang diikuti di kampus untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. (en)
