Manado – Komitmen yang besar untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan rakyat, terus menerus dikumandangkan Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang.
Dalam setiap momen digunakan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya membangun dukungan terhadap mega proyek sulut yang akan dimulai tahun ini.
“Tanda-tanda peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih besar sudah di depan mata, saya minta masyarakat bersama-sama mendukung agenda besar pembangunan jalan tol Manado-Minut-Bitung, rel kereta api dan bendungan air bersih di wilayah Minahasa Utara,” ujar SHS saat memberikan sambutan dalam perayaan iibadah syukur mempertingati HUT ke-133 Jemaat GMIM Syaloom Desa Sukur Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara.
Dalam ibadah SHS yang didampingi istri tercinta, Ny Deetje Adelin Sarundajang Laoh Tambuwun, pejabat eselon II Provinsi Sulut, dan dalam sambutannya SHS menjelaskan bahwa untuk mewujudkan peningkatan kehidupan masyarakat secara signifikan, perlu ada terobosan dan inovasi yang strategis.
Sulut telah ditetapkan sebagai pintu gerbang indonesia di kawasan Asia Pasifik dan sebagai tindak lanjut impelemntasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dalam waktu dekat akan dibangun mega proyek antara lain yaitu pembangunan jalan Tol Manado Bitung, rel kereta api, bendungan air bersih, dan mega proyek ini akan berada dan melewati wilayah Minahasa utara.
“Untuk itu saya minta masyarakat berkorban dan berpartisipasi untuk pembangunan ini. Mari kita buat sejarah untuk anak cucu kita melalui pembangunan ini. Pemerintah memerlukan lahan untuk proyek itu, dan akan membayar sesuai ketentuan. Saya ingatkan jangan ada spekulan tanah untuk pembebasan lahan, ini merusak proses pembangunan. Oktober 2013 proyek jalan tol ditender, Januari 2014 peletakkan batu pertama, jadi ini bukan mimpi. proyek besar ini sudah berada di depan mata kita. Peningkatan kehidupan perekonomian daerah yang lebih baik akan kita dapatkan di lima atau enam tahun ke depan,” jelas Sarundajang.(*/jrp)
