Manado – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Kepulauan Sangihe, Marvel Dicky Makagansa merasa prihatin para pemudi Nusa Utara banyak tergoda terjun ke bisnis prostitusi.
“Kontrol sosial sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Peran orang tua dan keluarga juga menjadi faktor utama untuk secara langsung mengawasi setiap kegiatan anak-anak. Melakukan pengawasan melekat dari keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Makagansa kepada beritamanado semalam.
KNPI Sangihe juga minta aparat terkait harus mampu mendeteksi berbagai penyimpangan sosial masyarakat dan pelaku usaha agar generasi muda tidak terjebak dalam lingkaran prostitusi dan perdagangan anak-anak. (Risat)
