
Manado, BeritaManado.com – Murojaah Doa Bersama 171717 yang dilaksanakan di Makorem 131/Santiago dipimpin langsung oleh Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Sabar Simanjuntak SIP MSc.
Doa Bersama diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan pembacaan sambutan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan oleh Brigjen TNI Sabar Simanjuntak.
Dalam sambutan tersebut, Gatot Nurmantyo menekankan pentingnya rasa syukur sebagai bangsa Indonesia yang masih boleh merayakan hari kemerdekaan ke-72, mengingat kemerdekaan yang diperoleh adalah hasil gotong royong, kerja keras, perjuangan dan pengorbanan segenap bangsa Indonesia kala itu dan kita yang ada di masa sekarang tinggal menikmati dan menjaganya.
“Kalimat ‘atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur’ sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, mengandung arti bahwa kemerdekaan Indonesia dicapai berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa sehingga kita wajib bersyukur atas nikmat kemerdekaan ini,” ujar Gatot.
Lanjutnya, sebagai generasi penerus penikmati kemerdekaan, Gatot mengajak seluruh elemen bangsa untuk merawat kemerdekaan, menjaga NKRI, menjaga Pancasila, merawat dan memperkokoh kebhinnekaan serta menggelorakan tradisi semangat gotong royong.
“Dengan kehadiran kita di tempat ini dan juga diribuan tempat diseluruh penjuru tanah air, kita meneguhkan sikap bersama sekaligus menggelorakan semangat bagi terwujudnya Indonesia lebih kasih sayang. Dengan Indonesia yang lebih kasih sayang, Indonesia yang makin saling mengasihi dan menyayangi dalam keberagaman, kita semua tentu berdoa semoga ikatan yang sangat baik ini akan menjadi landasan yang kokoh sekaligus dan memperkuat persatuan dan kesatuan diantara seluruh warga Indonesia,” tambahnya.
Diakhir pelaksanaan doa bersama antar umat beragama secara terpisah, seluruh peserta doa mengikuti pelaksanaan penurunan Bendera Merah Putih yang dipimpin oleh Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Endro Satoto SIP MM. (***/sri)
