Kota Manado

Jurani Rurubua Soroti Pembatasan Jam Operasional

Atau, bisa saja mereka beraktivitas di malam hari yang tak terjamah oleh petugas-petugas untuk merazia kegiatan mereka.

“Belum lagi perkara pertumbuhan ekonomi, terjadinya pengangguran, kejenuhan sosial hingga dampak pemiskinan terhadap masyarakat kita yang nafas kehidupannya bergantung pada jam-jam malam,” jelasnya.

Di Manado belakangan ini menurutnya elemen masyarakat dan para pelaku usaha melakukan aksi turun ke jalan untuk menuntut agar jam operasional tidak lagi dibatasi.

“Saya yakin, tidak hanya mereka, sebagian besar warga pun punya tuntutan yang sama. Sebab, masyarakat sangat menyadari, derita dengan hidup yang dibatasi seperti ini jauh lebih sakit dibandingkan dengan terjangkit virus mematikan tersebut,” jelasnya.

Ditegaskan, fenomena ini harusnya menjadi dasar bagi pemangku kebijakan, agar kuasa membuat keputusan yang adil dalam penanganan Covid-19 dan upaya membangkitkan kehidupan ekonomi yang sehat bagi warganya.

“Para pekerja seni serta pelaku usaha mulai gerah dengan kebijakan pembatasan jam operasional tersebut,” tuturnya.

Bagi mereka selain mematikan aktivitas yang berdampak terhadap kehidupan keluarga dan lingkungan, tindakan para aparat yang merazia di malam hari sesekali menunjukkan sikap yang tak humanis dan tak berkeadilan.

“Akhirnya, ada saja peristiwa adu mulut antara petugas dan warga terjadi.
Pelaku usaha bukan hanya mengalami kerugian, tapi turut membuat banyak karyawan mereka kehilangan pekerjaan,” imbuhnya.

Akibatnya, timbul pertanyaan apakah corona hanya ada di malam hari? Mengapa jam 8 malam semua harus tutup?

“Bagi saya, semua harus win win solution. Melawan covid19 harus dengan kesadaran kolektif. Namun, membantu warga dari himpitan ekonomi pun harus dipertimbangkan,” tandasnya.

Dikatakannya, pemerintah harus membuat keseimbangan dalam kebijakan mencegah corona agar tidak menjadi polemik di masalah lainnya, diantaranya sebagai berikut:

1. Jangan batasi jam operasional, namun tetap himbau untuk membatasi jumlah massa dalam suatu tempat.

2. Tetap peringatkan semua pihak agar memberlakukan Protap kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan semacamnya

3. Manfaatkan vaksin yang telah menelan uang tak sedikit agar tersalur secara merata

4. Gunakan upaya pendekatan persuasif dan komunikasi yang positif kepada semua pihak. Jangan arogan apalagi hingga represif

5. Siapkan bantuan sosial dan modal usaha yang diberikan kepada warga dengan tepat sasaran.

Bila pemerintah melakukan 5 hal tersebut, bukan tidak mungkin upaya mencegah corona pasti signifikan serta menyelamatkan warga dari krisis finansial akan berdampak baik.

“Jadi, pembatasan jam operasional malam hari bisa dianggap positif namun tidak solutif. Manjo, jaga kesehatan semua,” pungkas personel Komisi III DPRD Manado ini.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara