Wenny Lumentut di DPRD Sulut, Senin 30/8/2015 tadi (foto beritamanado.com)
Manado – Turunnya harga jual cengkih kering di pasaran merupakan bagian hukum ekonomi. Dijelaskan Wakil ketua DPRD Sulut, Wenny Lumentut, penurunan harga disebabkan panen cengkih nasional.
“Harga cengkih menurun karena produksi nasional melimpah, hukum pasar berlaku suplai lebih besar dari permintaan.
Cengkih adalah komoditi bebas bukan komoditi strategis yang dilindungi oleh pemerintah,” terang Lumentut.
Untuk itu legislator Gerindra yang juga pengusaha cengkih ini mengimbau masyarakat tidak menjual semua hasil panen dalam waktu dekat.
“Saran saya agar masyarakat menjual cengkih seperlunya. Kalau boleh disimpan sambil menunggu harga bagus kembali”, ujar Lumentut. (jerrypalohoon)


JUJUR JO PAK WEN….KALAU PEMERINTAH TAK LINDUNGI..KASE BIAR JO DANG DI EKSPOR…KIAP JUSTRU MAFIA MAINKAN INI HARGA KALAU LAGI PANEN…PAK WENNY DI DPRD KARENA DOI CINGKEH
Kesempatan yang punya doi banyak jadi lebe banya…taking profit, ambe untng diantara kesusahan orang lain…semoga mereka sadar bahwa pedagang antar pulau jadi kaya karna orang kecil…dan semoga nyenak dorang tidor tiap malam…menurut info pabrik rokok pembeli cengkeh harga tetap tinggi…wkwkwkwkwkwk jangan ada dusta diantara kita…