
Penulis: Frangki Wullur | Langowan
Ada momen spesial lebih dari sekedar pamit dalam rangka pindah tugas dari sosok Irjen Pol Roycke Harry Langie, yang baru saja mengakhiri jabatan sebagai Kapolda Sulawesi Utara.
Namun, sebelum bertolak ke Jakarta untuk mengemban tugas baru sebagai Asisten Utama Operasi (Astama Ops) Kapolri, Sabtu (12/9/2026), Irjen Pol Dr Roycke Harry Langie menyempatkan diri mengunjungi makam salah satu leluhur Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Langowan, Minahasa.
Makam tersebut merupakan persemayaman Mayor Thomas Sigar, salah satu leluhur Presiden Prabowo yang memiliki hubungan sejarah dengan tanah Minahasa.
Kunjungan itu menjadi salah satu momen terakhir Roycke Harry Langie sebelum meninggalkan Sulawesi Utara setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolda Sulut.
Di tengah agenda kepindahan tugas, langkah Roycke untuk menyempatkan diri datang ke makam leluhur Presiden Prabowo menunjukkan sisi personal dari seorang pejabat kepolisian yang selama ini menjalankan tugasnya di Sulawesi Utara.

Berpamitan Setelah Mengakhiri Tugas
Roycke Harry Langie juga berpamitan kepada masyarakat Sulawesi Utara setelah menyelesaikan tugas sebagai Kapolda Sulut.
Selama memimpin Polda Sulut, ia berinteraksi dengan berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga insan pers.
Perpisahan tersebut bukan hanya menjadi penanda berakhirnya sebuah masa jabatan, tetapi juga momentum untuk menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di Sulawesi Utara.

Sampaikan Terima Kasih kepada Media Secara khusus
Roycke menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama dirinya bertugas di Sulut turut memberikan dukungan melalui pemberitaan dan komunikasi publik.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari proses membangun komunikasi antara kepolisian dan publik.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama bertugas di Sulawesi Utara tetap terpelihara, meskipun dirinya kini mendapat amanah baru di tingkat Mabes Polri. Roycke juga menyampaikan permohonan pamit kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara.
Dengan penuh kerendahan hati, ia menyampaikan harapan agar kebersamaan dan dukungan yang telah terbangun selama ini dapat terus dijaga.
“Terima kasih kepada semua pihak, khususnya rekan-rekan media, yang selama saya bertugas telah memberikan dukungan. Semoga Tuhan menyertai kita semua,” ujar Roycke.
Setelah meninggalkan Sulawesi Utara, Roycke Harry Langie akan menjalankan tugas barunya sebagai Astama Ops Kapolri di Jakarta.
