MANADO – Aksi teror bom di Kantor Sinode GMIM, akhir pekan lalu terus menuai kecaman. Terakhir, Forum Pemuda Lintas Agama Kecamatan Mapanget, mengecam aksi biadab tersebut. Hal ini diutarakan Royke Pua, Ketua Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Mapanget kepada beritamanado, Senin (18/04).
Menurutnya, aksi ini dilakukan sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab, dan perlu pengusutan secara serius oleh pihak kepolisian.
”Saya kira polisi harus membeberkan hasil temuan mereka, mengenai teror bom di Tomohon itu, jangan didiamkan tanpa ada kejelasan siapa pelakunya,” ujar Pua meyakinkan.
Dia juga menambahkan, bahwa kasus ini membuka mata semua warga Sulut, bahkan daerah ini sudah menjadi target kelompok pengacau di negeri ini. ”Kita harus pererat hubungan komunikasi antar lintas agama, dan lainnya. Tujuannya agar bisa mengetahui informasi-informasi secara horisontal,” tukasnya.(abm)
